“Indonesia memiliki momentum yang sangat tepat untuk menjadi model kolaborasi bioenergi dan transisi energi. Proyek ini tidak hanya soal energi, tetapi juga kesehatan, pembangunan komunitas, dan pencapaian target iklim global,” ujar Kim.
Baca Juga: PLN Mobile Hadirkan Fitur AntreEV untuk Memudahkan Pengguna Mobil Listrik saat Arus Balik Nataru
Ia menambahkan, penelitian awal ditargetkan rampung pada awal Januari 2026 dan akan dilanjutkan dengan riset utama pada tahun depan, seiring kesiapan teknologi dan sistem pendukung.
“Kami melihat Indonesia sudah siap, dan kami optimistis kolaborasi ini dapat menjadi model kerja sama Indonesia–Korea di sektor bioenergi,” kata Kim.
Kolaborasi ini diharapkan memperkuat pencapaian target cofiring PLN sekaligus memberikan manfaat lingkungan dan sosial ekonomi secara terukur.***