Kabar BUMN - Pemulihan layanan kesehatan menjadi prioritas utama di RSUD Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, setelah wilayah tersebut terdampak bencana.
Meski akses dan sejumlah infrastruktur sempat terganggu, rumah sakit ini berupaya kembali beroperasi agar pelayanan medis bagi masyarakat tidak terhenti.
Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, dr. Andika Putra, memastikan rumah sakit dapat beroperasi kembali dan memberikan layanan pascabencana adalah tentang kecepatan dan kepastian.
Baca Juga: Menjelang 2026, PT TIMAH Tegaskan Peran Strategis Lewat Ekspor Akhir Tahun
Dua aspek paling krusial adalah ketersediaan listrik dan air bersih agar layanan medis dapat berjalan normal.
Pasokan listrik menjadi sangat penting karena hampir seluruh peralatan medis bergantung pada energi yang stabil.
Selama masa pemulihan, rumah sakit masih mengandalkan genset untuk menjaga operasional tetap berjalan selama 24 jam, terutama saat terjadi gangguan pasokan listrik utama.
Baca Juga: Tanjung Karang Donggala, Pantai Tenang dengan Keindahan Bawah Laut
"Kami sangat mengapresiasi dukungan Pertamina yang sigap memasok suplai BBM secara penuh untuk genset," ujar dr. Andika.
Kendala lain muncul pada ketersediaan air bersih akibat kerusakan infrastruktur publik.
Air dibutuhkan untuk sterilisasi alat medis, sanitasi ruang perawatan, serta kebutuhan pasien dan tenaga kesehatan.
Baca Juga: Askrindo Perkuat Standar Operasional dengan Mempertahankan ISO 9001:2015
Di sinilah Pertamina hadir memperkuat layanan rumah sakit.