Awal 2026, Dirut Pertamina Drilling Tegaskan Komitmen Zero Accident Saat Tinjau Rig Darajingga

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 2 Januari 2026 | 17:30 WIB
 Awal 2026, Dirut Pertamina Drilling menegaskan komitmen Zero Accident saat meninjau Rig PDSI#40.3 di sumur Darajingga, Cepu.    (Dok. Pertamina Drilling)
Awal 2026, Dirut Pertamina Drilling menegaskan komitmen Zero Accident saat meninjau Rig PDSI#40.3 di sumur Darajingga, Cepu.   (Dok. Pertamina Drilling)

Kabar BUMN - Mengawali tahun 2026, Direktur Utama PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) Avep Disasmita melakukan kunjungan kerja ke RIG PDSI#40.3/DS1500-E yang sedang beroperasi di sumur eksplorasi Darajingga (DRJ)-001.

Lokasi pengeboran berada di wilayah kerja PT Pertamina EP Zona 11 Regional 4, Cepu, Jawa Tengah, dengan kunjungan berlangsung pada Kamis (1/1/2026).

Kehadiran manajemen puncak ini menegaskan komitmen perusahaan agar seluruh kegiatan pengeboran dijalankan secara aman, andal, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Sambut 2026 dengan Semangat Baru, PT TIMAH Tbk Gelar Contemplation 2025

Selain itu, aktivitas tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan cadangan migas nasional. Sumur eksplorasi DRJ-001 sendiri mulai ditajak pada 9 Oktober 2025 dengan target kedalaman hingga 3.500 meter.

Di hadapan kru rig, Avep menegaskan bahwa aspek keselamatan dan kesehatan kerja (HSSE) merupakan prioritas yang tidak bisa ditawar.

Ia menyampaikan bahwa ukuran keberhasilan operasi pengeboran tidak hanya pada target teknis, tetapi juga pada kemampuan seluruh pekerja untuk kembali dalam kondisi selamat dan sehat.

Baca Juga: Penghargaan Pelanggan PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok untuk PT Tiga Berlian Andalas

“Target operasi boleh tinggi, tantangan boleh berat, tetapi keselamatan tidak boleh dikompromikan. Zero Accident bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata yang harus kita jaga bersama setiap hari,” ujar Avep.

Ia juga mengingatkan seluruh pekerja agar selalu konsisten menjalankan prosedur kerja aman, disiplin menggunakan alat pelindung diri, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko di area kerja.

Menurutnya, kepedulian antarpekerja melalui budaya saling mengingatkan menjadi kunci dalam pencegahan kecelakaan.

Baca Juga: Daftar Kota Paling Menarik Dikunjungi di Dunia Menurut Riset Global, Ada Apa Saja ya?

“Setiap perwira Pertamina Drilling memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk menjaga keselamatan. Jika melihat kondisi tidak aman, hentikan pekerjaan, laporkan, dan pastikan perbaikan dilakukan. Tidak ada pekerjaan yang begitu mendesak hingga harus mempertaruhkan nyawa,” katanya.

Hingga 31 Desember 2025 pukul 00.00 WIB, RIG PDSI#40.3/DS1500-E telah mencatat total jam kerja selamat atau safe man hours sebesar 3.450.308 jam. Capaian tersebut menjadi indikator konsistensi penerapan standar HSSE di rig ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini