Memasuki 2026, ia mendorong seluruh karyawan untuk memperkuat sinergi internal dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Selain itu, inovasi teknologi dalam proses bisnis serta transformasi tata kelola timah dinilai menjadi kunci peningkatan kinerja perusahaan ke depan.
Baca Juga: Rencana Trip 2026? Coba Pendakian Tektok Gunung Api Purba Nglanggeran di Jogja
“Sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan sangat penting dan harus terus dijaga. Inovasi dalam cara kerja juga diperlukan agar lebih efektif dan efisien."
"Ketiga, kita harus menjalankan perbaikan transformasional dalam tata kelola timah. Melalui sinergi, inovasi, dan transformasi, kami berharap PT TIMAH Tbk dapat menunjukkan kinerja yang lebih baik di 2026,” tambahnya.
Di sela kegiatan tersebut, PT TIMAH Tbk juga menyalurkan bantuan sosial kepada 200 anak yatim di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau, serta memberikan dukungan kepada Panti Asuhan Bunayya di Kabupaten Bangka Barat.
Baca Juga: Promo Nataru DAMRI Berlaku hingga Besok, Tiket Pulang–Pergi AKAP Dapat Diskon 5 Persen
Selain itu, perusahaan turut memberikan Risk Management Award 2025 kepada sejumlah divisi di lingkungan PT TIMAH Tbk dan anak usahanya.
Keberhasilan ekspor akhir tahun ini mencerminkan optimalisasi kinerja fasilitas pengolahan serta kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung target perusahaan.
Dengan peran strategisnya dalam ekspor timah nasional, PT TIMAH Tbk optimistis dapat terus meningkatkan daya saing internasional sekaligus memperkuat kontribusi terhadap penerimaan negara dan pembangunan daerah. ***