trending

PLN EPI Hadirkan Penataan UMKM dan Fasilitas Umum di Pantai Viral Lombok

Jumat, 9 Januari 2026 | 11:00 WIB
PLN EPI menata 43 kios UMKM dan fasilitas umum di Pantai Viral Mataram untuk mendorong pariwisata, ekonomi lokal, dan pembangunan berkelanjutan. (Dok. PLN EPI)

Kabar BUMN - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melakukan penataan terhadap 43 kios UMKM sekaligus perbaikan sarana ibadah dan toilet umum di Kawasan Wisata Pantai Viral Bagek Kembar, Kota Mataram.

Kegiatan ini dilaksanakan menjelang Natal dan Tahun Baru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan kawasan wisata.

Inisiatif tersebut menjadi wujud komitmen PLN EPI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan sektor pariwisata dan UMKM lokal.

Baca Juga: KAI Services dan KAI Logistik Mengoperasikan Gudang Logistik di Cirebon, Perkuat Rantai Pasok Logistik Berkelanjutan

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, menjelaskan bahwa fokus utama program ini adalah menata kios agar lebih tertib, nyaman, dan memiliki tampilan visual yang menarik bagi wisatawan.

Dengan lingkungan yang lebih rapi dan bersih, pengalaman pengunjung diharapkan semakin positif.

Dampaknya, aktivitas ekonomi masyarakat pesisir pun dapat meningkat seiring bertambahnya minat kunjungan wisata.

Baca Juga: Awal 2026 Lebih Hemat, Ini Promo Tambah Daya PLN Berlaku 7–20 Januari 2026

“PLN EPI tidak hanya hadir sebagai penyedia energi primer, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial."

"Penataan kios ini Kami rancang agar kawasan Pantai Viral menjadi lebih bersih, rapi dan menarik, sehingga jumlah kunjungan wisata meningkat dan manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh pelaku UMKM,” ujar Mamit, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, Pantai Viral memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi unggulan Kota Mataram apabila didukung fasilitas UMKM yang tertata dan representatif.

Baca Juga: 4 Danau Indah dan Tenang di Jawa Tengah, Hadirkan Kesejukan dengan Suasana dan Panorama Berbeda-beda

Penataan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat daya tarik kawasan sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

“Ketika wisatawan merasa nyaman, mereka akan tinggal lebih lama, berbelanja lebih banyak, dan itu berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini