trending

Townhall 2026 PT Dahana: Selaraskan RKAP, Luncurkan Program Prioritas, hingga Tegaskan Budaya Inovasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:30 WIB
PT Dahana menggelar Townhall 2026 untuk menyelaraskan RKAP, meluncurkan program prioritas, dan memperkuat transformasi serta inovasi berkelanjutan. (dahana.id)

Kabar BUMN - PT Dahana menggelar Townhall Tahun 2026 dengan menghadirkan akademisi dan praktisi bisnis terkemuka, Prof. Rhenald Kasali.

Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Dahana, Subang, Jawa Barat, pada Kamis (8/1/2026).

Direktur Utama PT Dahana, Hary Irmawan, menjelaskan bahwa Townhall Meeting tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026.

Baca Juga: BTN Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Simak Posisi dan Kualifikasi yang Dibutuhkan

Agenda yang diusung mencakup pemaparan kinerja perusahaan, peluncuran 10 program prioritas, serta penandatanganan Key Performance Indicator (KPI) sebagai wujud komitmen bersama seluruh insan perusahaan.

“RKAP 2026 menjadi pijakan penting bagi PT Dahana untuk terus bertumbuh melalui transformasi berkelanjutan, peningkatan kinerja, serta penguatan kolaborasi.

"Seluruh insan Dahana memiliki peran strategis dalam mewujudkan pertumbuhan yang tidak hanya cepat, tetapi juga memberikan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan bangsa Indonesia,” ujar Hary.

Baca Juga: Berburu Matcha Nikmat di Area Braga? Ini 5 Kedai yang Wajib Kamu Coba

Ia menegaskan, pelaksanaan Townhall Meeting bertujuan memastikan keselarasan visi, strategi, dan langkah kerja seluruh elemen perusahaan dalam menghadapi tantangan bisnis ke depan.

Upaya ini sekaligus mendukung akselerasi pertumbuhan berkelanjutan sejalan dengan tema RKAP 2026.

Dalam pemaparannya, Prof. Rhenald Kasali menekankan bahwa lanskap bisnis global kini bergerak nonlinier, sehingga menuntut pendekatan dan cara berpikir baru dalam melakukan perbaikan bisnis.

Baca Juga: Dukung Ritual Adat dan Budaya Lokal, PT TIMAH Tbk Tumbuh Bersama Masyarakat

Ia menilai, metode konvensional tidak lagi memadai untuk menjawab tantangan yang ada.

Menurut Prof. Rhenald, Dahana memerlukan keberanian besar untuk melakukan lompatan strategis agar mampu bertahan dan berkembang.

Halaman:

Tags

Terkini