Upaya ini penting mengingat ruas tersebut sebelumnya melayani lebih dari 16 ribu kendaraan per hari.
Baca Juga: Waskita Karya Mengerjakan Proyek Sekolah Rakyat Tahap II Senilai Rp3,87 Triliun
Warga setempat mengakui pemulihan akses yang dilakukan membantu memperlancar aktivitas harian.
Kembalinya fungsi jalan utama berdampak langsung pada distribusi kebutuhan, layanan publik, serta pergerakan ekonomi masyarakat.
Pada kesempatan terpisah, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan Hutama Karya akan terus mendukung kolaborasi dengan Kementerian PU dalam pemulihan pascabencana, terutama pada titik-titik yang langsung berdampak pada mobilitas warga, ujarnya.
Baca Juga: Rekomendasi Bubur Tradisional Bali, Tiap Daerah Punya Racikan yang Berbeda
“Prioritas utama adalah memastikan akses kembali aman. Kerja bersama lintas pihak perlu dijaga agar pemulihan berjalan dengan tepat waktu agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat," tutupnya.***