Kabar BUMN - PT Pupuk Indonesia (Persero) turut mendukung pemulihan sektor pertanian di Sumatera yang terdampak banjir dengan menyalurkan 10 ton pupuk nonsubsidi.
Bantuan ini diberikan untuk mendukung program rehabilitasi lahan pertanian yang diinisiasi Kementerian Pertanian, sekaligus membantu petani kembali berproduksi pascabencana.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan pertanian dan ketahanan pangan nasional.
"Bantuan ini merupakan kolaborasi seluruh pihak melalui program Kementan Peduli," demikian disampaikan Rahmad, Jumat (16/1/2026).
Menurutnya, pemulihan lahan pertanian menjadi langkah penting agar petani dapat kembali memperoleh pendapatan setelah terdampak banjir sejak akhir November 2025.
Bantuan pupuk akan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Melalui dukungan ini, Pupuk Indonesia berharap proses rehabilitasi berjalan sesuai target dan produksi pertanian dapat segera pulih.
Selain bantuan pupuk, Pupuk Indonesia juga berpartisipasi dalam program Kementan Peduli dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Sumatera.
Total bantuan yang dikirim mencapai 215 ton dengan nilai sekitar Rp5,68 miliar, yang terdiri dari beras, gula, air mineral, makanan siap saji, susu, tandon air, hingga kebutuhan logistik lainnya.
Baca Juga: KAI Services Layani Service Recovery bagi Penumpang Terdampak Banjir Semarang
Bantuan tersebut didistribusikan ke Aceh menggunakan puluhan truk.
Program rehabilitasi lahan pertanian sendiri dimulai dari Kabupaten Aceh Utara, wilayah yang dinilai mengalami kerusakan paling parah.