Kabar BUMN - PT Pupuk Indonesia (Persero) menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan mendukung rehabilitasi lahan pertanian terdampak banjir di Sumatera.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan pupuk nonsubsidi serta bantuan kemanusiaan lewat program Kementan Peduli yang dilaksanakan secara simbolis di Desa Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyampaikan bahwa Pupuk Indonesia Grup secara konsisten berupaya mewujudkan pertanian berkelanjutan di Indonesia, termasuk melalui dukungan terhadap program rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana yang diinisiasi Kementerian Pertanian.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Jogging di Depok, Semuanya Gratis
"Alhamdulilah Pupuk Indonesia bisa terus berkontribusi dalam program pemulihan pasca bencana di Sumatera.
"Kali ini kami juga ingin membantu program rehabilitasi lahan pertanian di Sumatera yang terdampak banjir.
"Bantuan ini merupakan kolaborasi seluruh pihak melalui program Kementan Peduli," demikian disampaikan Rahmad, Jumat (16/1/2026).
Baca Juga: BNI Raih Apresiasi Kemendes PDT atas Konsistensi Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa
Dalam program rehabilitasi tersebut, Pupuk Indonesia menyalurkan bantuan pupuk nonsubsidi sebanyak 10 ton.
Bantuan ini akan didistribusikan ke sejumlah wilayah pertanian yang terdampak banjir di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Rahmad berharap dukungan pupuk berkualitas dari Pupuk Indonesia dapat mempercepat proses rehabilitasi lahan pertanian agar berjalan sesuai target.
Baca Juga: Akhiri Pelaksanaan Satgas, Operasional PGN Aman dan Andal Selama Nataru 2025–2026
Dengan demikian, ketahanan pangan di Sumatera tetap terjaga dan para petani dapat kembali memperoleh pendapatan setelah mengalami gagal panen akibat banjir sejak akhir November 2025.
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia terus menjalankan program rehabilitasi lahan pertanian di Sumatera.
Artikel Terkait
Menuju 2026, Pemerintah dan Pupuk Indonesia Genjot Validasi Data Petani di e-RDKK, Siap Maksimalkan Penyaluran Pupuk Subsidi
Pupuk Indonesia Niaga dan BKP Teken MoU Kerja Sama Pengadaan Amonia
Pupuk Indonesia Dukung Penurunan Harga Pupuk Subsidi, Gerak Cepat Penuhi Kebutuhan Musim Tanam Akhir Tahun 2025
Petani Sambut Gembira Penurunan Harga Pupuk Subsidi 20 Persen, Pupuk Indonesia Pastikan Distribusi Lancar
Pupuk Indonesia Jalankan Penyaluran Pupuk Subsidi 2026, Alokasi Capai 9,8 Juta Ton