"PNM hadir untuk memberikan pendampingan usaha agar potensi tersebut bisa dimaksimalkan dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan keluarga,” ujar Dodot.
Baca Juga: Destinasi Pemakaman Unik dan Bersejarah di Jakarta, Tempat Peristirahatan Warisan Hindia Belanda
Ia juga menegaskan bahwa dukungan PNM tidak berhenti pada penyediaan modal usaha.
“Kami ingin usaha yang dijalankan para nasabah dapat tumbuh secara bertahap dan berkelanjutan, sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah masing-masing,” tambahnya.
Pendampingan tersebut mencakup penguatan kapasitas usaha hingga pengelolaan keuangan agar usaha dapat berkembang secara sehat.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada tahun 2024 terdapat sekitar 12.968 desa pesisir di Indonesia, atau setara dengan 15,39 persen dari total wilayah administratif setingkat desa.
Mayoritas aktivitas ekonomi di kawasan tersebut masih bertumpu pada sektor perikanan dan pengolahan hasil laut dalam skala mikro.
Dalam konteks ini, penguatan peran perempuan melalui akses pembiayaan serta pendampingan usaha menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Baca Juga: Konsumsi Listrik Nasional 2025 Tumbuh Positif, Penjualan PLN Tembus 317,69 TWh
Selain memperkuat ketahanan keluarga, langkah ini juga berkontribusi pada keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir secara lebih luas. ***