Kabar BUMN - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC), bersama mitra strategis global Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd. menegaskan komitmen bersama dalam mempercepat pengembangan ekosistem baterai terintegrasi di Indonesia.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Framework Agreement (FA) sebagai kerangka kerja awal percepatan Program Hilirisasi Nikel dan investasi ekosistem baterai terintegrasi.
Kolaborasi strategis ini turut melibatkan HYD Investment Limited, konsorsium dari Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd. dan EVE Energy Co., Ltd., serta PT Daaz Bara Lestari Tbk.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya membangun rantai pasok baterai terintegrasi dari hulu hingga hilir di Indonesia, mencakup pengelolaan sumber daya nikel, proses pengolahan dan pemurnian, hingga produksi baterai.
Direktur Utama IBC, Aditya Farhan Arif, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis untuk mewujudkan Indonesia sebagai pemain utama dalam industri baterai terintegrasi global.
“IBC dibentuk untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi menjadi pusat industri baterai terintegrasi yang berdaya saing global dan berkelanjutan.
Baca Juga: Rekomendasi Coffee Shop untuk WFC di Bintaro, Suasana dan Kekuatan Wifinya Mendukung
"Kolaborasi ini mencerminkan komitmen kuat seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem industri nasional bernilai tambah tinggi,” ujar Aditya.
Dari sisi hulu, ANTAM menegaskan perannya sebagai penyedia bahan baku strategis yang dikelola secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, menilai kerja sama ini sejalan dengan mandat perusahaan dalam memperkuat hilirisasi mineral nasional.
Baca Juga: Beli Tiket KAI Lebih Untung Lewat BRImo, Dapat Cashback hingga 25%
“ANTAM memandang kolaborasi ini sebagai bagian dari transformasi strategis untuk memastikan sumber daya mineral Indonesia memberikan nilai tambah maksimal di dalam negeri.
"Melalui sinergi dengan IBC dan mitra global seperti Huayou, kami berkomitmen mendukung pengembangan ekosistem baterai terintegrasi yang berkelanjutan, berdaya saing, dan sejalan dengan kepentingan strategis nasional,” ujar Untung.