trending

PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit di Mempawah Lewat Pasokan Energi Andal dan Berkelanjutan

Minggu, 8 Februari 2026 | 21:30 WIB
PTBA berperan strategis menyuplai energi untuk smelter aluminium Mempawah demi hilirisasi, penciptaan lapangan kerja, dan ekonomi berkelanjutan. (ptba.co.id)

Kabar BUMN - PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, mengambil peran strategis dalam mendukung pengembangan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat.

Kontribusi tersebut diwujudkan melalui penyediaan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan guna menunjang operasional fasilitas smelter aluminium sebagai bagian penting dari ekosistem hilirisasi mineral nasional.

Dalam proyek ini, PTBA memastikan ketersediaan solusi energi (power solution) yang dibutuhkan untuk mendukung proses pengolahan bauksit secara terintegrasi.

Baca Juga: Jasa Marga Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Tiga Mitra Binaan Tampil di Inacraft 2026

Fasilitas di Mempawah tersebut memiliki kapasitas pengolahan hingga 3 juta ton bauksit menjadi 1 juta ton alumina per tahun, yang selanjutnya akan diolah menjadi sekitar 600 ribu ton aluminium.

Keberadaan proyek hilirisasi ini juga diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi daerah dan nasional melalui penciptaan lebih dari 65.000 peluang kerja.

Dampak positifnya tidak hanya dirasakan sektor pertambangan, tetapi juga menjalar ke sektor industri pendukung, infrastruktur daerah, hingga UMKM yang terlibat dalam rantai ekosistem hilirisasi bauksit–alumina–aluminium.

Baca Juga: Rekomendasi Produk Cokelat Halal yang Bisa Dibeli di Singapura, Variannya Lebih Beragam dari di Indonesia

CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan bahwa pengembangan ekosistem terintegrasi ini mengubah sumber daya mineral dari sekadar komoditas ekspor mentah menjadi bahan baku strategis bagi transformasi industri nasional.

“Melalui Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Bauksit-Alumina-Aluminium ini kita berupaya mewujudkan transformasi industri yang mampu mendorong penciptaan lapangan kerja dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional," jelas Rosan.

Sejalan dengan itu, Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menegaskan komitmen Grup MIND ID untuk mengelola sumber daya mineral secara bertanggung jawab dan mengoptimalkan pengolahannya di dalam negeri demi menciptakan multiplier effect ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga: Transformasi Digital ASDP Berbuah Manis, Pengguna Tiket Online Ferizy Tembus 3,5 Juta di Awal 2026

“Proyek ini adalah karya anak bangsa. Inilah bentuk kontribusi Grup MIND ID dalam menciptakan nilai tambah di dalam negeri, memperkuat ekonomi, dan memperkuat kedaulatan Negara, demi peradaban masa depan Indonesia,” pungkas Maroef.

Dalam mendukung kelancaran proyek, pasokan energi yang stabil menjadi faktor krusial mengingat proses pengolahan bauksit menjadi alumina hingga aluminium membutuhkan suplai energi berskala besar dan berkesinambungan.

Halaman:

Tags

Terkini