trending

Jelang Lebaran 2026, KAI Gelar KLB Inspeksi Lintas Jalur Selatan Pastikan Layanan Prima

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:45 WIB
KAI lakukan KLB inspeksi lintas selatan guna pastikan kesiapan prasarana, SDM, dan keamanan Angkutan Lebaran 2026. (kai.id)

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk menyelaraskan standar layanan, kesiapsiagaan petugas operasional, serta frontliner agar seluruh elemen memiliki tingkat kesiapan yang sama saat masa Angkutan Lebaran berlangsung.

Baca Juga: Cari Kartu Imlek yang Fungsional Sekaligus Estetik? Ini Dia Mandiri e-Money 2026

Dalam rangkaian inspeksi tersebut, masing-masing Daerah Operasi memaparkan kesiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2026, termasuk rencana operasi, langkah antisipasi potensi gangguan perjalanan, serta skema penanganan kondisi darurat.

Mengingat lintas selatan melintasi kawasan pegunungan, jalur rawan cuaca, hingga segmen dengan lonjakan frekuensi perjalanan signifikan saat Lebaran, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna menjaga keandalan prasarana dan kelancaran perjalanan.

Sebagai bagian dari strategi kesiapan, KAI juga menyiapkan pengamanan terpadu di wilayah Daop 2, Daop 5, Daop 6, Daop 7, dan Daop 8.

Baca Juga: Contoh 15 Ucapan Hari Valentine Paling Romantis untuk Pasangan, Simpel tapi Bikin Hati Meleleh

Pengamanan ini melibatkan ribuan personel internal dan eksternal, diperkuat melalui sinergi dengan TNI, Polri, serta aparat terkait untuk menjaga keamanan perjalanan kereta api dan lingkungan stasiun selama periode Angkutan Lebaran.

Di sisi lain, kesiapan sarana dan prasarana penanganan gangguan operasional turut diperkuat melalui penempatan lokomotif cadangan, pembangkit listrik, crane, serta ketersediaan Alat Material untuk Siaga (AMUS) di titik-titik strategis lintas selatan.

Langkah ini dirancang untuk memastikan respons yang cepat dan terukur apabila terjadi gangguan operasional selama periode angkutan.

Baca Juga: Tiket Kapal PELNI Diskon 30% untuk Periode Mudik Lebaran 2026

Angkutan Lebaran 2026 akan berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, dengan Posko Angkutan Lebaran beroperasi pada 14–29 Maret 2026.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026, bertepatan dengan cuti bersama Nyepi, sementara puncak arus balik diproyeksikan pada 24 Maret 2026, saat cuti bersama Idulfitri berakhir.

Pola tersebut menjadi acuan KAI dalam pengaturan operasi, kesiapan sarana, sumber daya manusia, serta sistem pengamanan perjalanan.

Melalui KLB Inspeksi Lintas Jalur Selatan, KAI kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kereta api yang andal, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan Lebaran dengan tenang dan lancar.***

Halaman:

Tags

Terkini