Kabar BUMN - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menggelar rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyasar aspek lingkungan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Program tersebut mencakup pengembangan WIKA Agrivillage berbasis agroedukasi berkelanjutan, aksi penanaman 6.600 pohon di berbagai wilayah, serta bakti sosial operasi bibir sumbing bagi 66 anak dari keluarga pra-sejahtera.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Sarapan di Sekitar Dukuh Atas, Lokasinya Stategis dan Tempatnya nyaman
Pengembangan WIKA Agrivillage Dukung Asta Cita Pemerintah
WIKA memperkuat komitmen pembangunan berkelanjutan melalui pengembangan WIKA Agrivillage, kawasan agroedukasi terpadu yang berlokasi di Situ Jejed, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.
Kawasan ini dirancang sebagai ruang publik berbasis alam yang mengintegrasikan fungsi edukasi, rekreasi keluarga, konservasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.
Mengusung konsep Agro–Edu–Recreation Sphere, WIKA Agrivillage dikembangkan dengan pendekatan ramah lingkungan yang meminimalkan penggunaan beton serta mengoptimalkan vegetasi dan potensi lokal.
Baca Juga: Info Pendaftaran Mudik Gratis KAI dari Jakarta ke Semarang, Simak Caranya
Program ini selaras dengan implementasi TJSL, prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta mendukung Asta Cita Pemerintah dalam pembangunan manusia unggul, penguatan ekonomi kerakyatan, dan pelestarian lingkungan hidup.
“WIKA Agrivillage kami rancang sebagai ruang pembelajaran terbuka yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
"Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam membangun manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing, sekaligus peduli terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujar Agung BW.
Baca Juga: Semarak Imlek 2026, Bank Mandiri Luncurkan Mandiri e-Money Edisi Spesial Bertema Chinese New Year
Penanaman 6.600 Pohon sebagai Investasi Lingkungan Jangka Panjang
Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-66, WIKA juga menggelar “Seremonial Penanaman Pohon” pada Kamis, 12 Januari 2026 di Proyek Jalan Tol IKN 3B Seksi 2, Kalimantan Timur.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, serta jajaran manajemen proyek IKN.
Sebanyak 6.600 pohon ditanam, terdiri dari 4.000 pohon di Kalimantan, 2.000 pohon di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun, serta 600 pohon di kawasan Agrivillage binaan WIKA.