trending

Progres Tembus 83,37 Persen, WIKA Kebut Pembangunan Pelabuhan Patimban

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:00 WIB
Progres proyek Pelabuhan Patimban di Subang telah mencapai 83,37%, WIKA targetkan rampung Oktober 2026. (Dok. WIKA)

Dalam pelaksanaannya, WIKA mengerjakan berbagai konstruksi maritim dan infrastruktur pendukung pelabuhan secara terintegrasi.

Baca Juga: Diskon 30% untuk Seluruh Rute Ekonomi Komersial KAI, Berlaku Selama Periode Puncak Mudik Lebaran 2026

Seluruh proses dikendalikan secara ketat dari sisi mutu, waktu, dan biaya guna memastikan hasil pembangunan optimal dan sesuai standar teknis.

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito (BW), menegaskan komitmen perusahaan untuk menyelesaikan proyek ini secara profesional dan berkelanjutan.

“WIKA terus melakukan percepatan pekerjaan serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan Pelabuhan Patimban dapat diselesaikan sesuai target serta memberikan manfaat optimal bagi penguatan konektivitas logistik nasional,” ujar Agung BW.

Baca Juga: PLN Nusantara Power Tuntaskan Proyek ECRL Malaysia Lebih Cepat, Bukti Daya Saing Global

Dalam proses pembangunannya, WIKA juga menerapkan berbagai inovasi konstruksi maritim.

Salah satunya penggunaan silt curtain pada pekerjaan pengerukan (dredging) guna meminimalisir penyebaran sedimen serta menjaga kualitas air di sekitar proyek.

Selain itu, teknologi Cement Deep Mixing (CDM) diterapkan sebagai metode perbaikan tanah untuk meningkatkan stabilitas struktur pelabuhan.

Baca Juga: Curug Larangan Sukabumi, Air Terjun Tersembunyi dengan Aturan Khusus untuk Wisatawan

Penerapan inovasi tersebut berkontribusi pada efisiensi pelaksanaan pekerjaan dengan meminimalisir gangguan lingkungan yang berpotensi menghambat operasional pengerukan, sehingga jadwal proyek tetap terjaga.

Dari sisi kualitas konstruksi, pengendalian sedimentasi membantu memastikan kedalaman alur pelayaran sesuai spesifikasi teknis.

Sementara itu, teknologi perbaikan tanah meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap beban muatan berat dan risiko abrasi, terutama pada kondisi tanah lunak.

Baca Juga: Loker 2026: Peluang Jadi Staf Financial Planning untuk Lulusan S1 Maupun Fresh Graduate di Jakarta Selatan

Dalam aspek keberlanjutan, WIKA menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat di seluruh tahapan pekerjaan untuk mendukung target zero accident.

Halaman:

Tags

Terkini