trending

WIKA Raih Kontrak Pembangunan Infrastruktur SMA Unggul Garuda di Perbatasan

Jumat, 20 Februari 2026 | 09:00 WIB
Ilustrasi. WIKA memperoleh kontrak baru Pembangunan SMA Unggul Garuda di Provinsi Kalimantan Utara nilai kontrak sebesar Rp290,9 miliar. (DOK. WIKA)

Kabar BUMN - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) memperoleh kontrak baru Pembangunan SMA Unggul Garuda di Provinsi Kalimantan Utara nilai kontrak sebesar Rp290,9 miliar.

Dalam proyek yang berlokasi di Desa Jelai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan ini, WIKA bersinergi dengan anak usahanya, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), yang tergabung dalam skema Kerja Sama Operasi (KSO).

Lingkup pekerjaan yang dipercayakan kepada KSO WIKA–WEGE mencakup pekerjaan persiapan, penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi (K3), pematangan lahan, hingga pembangunan fisik gedung utama serta utilitas kawasan.

Baca Juga: Krakatau Steel Mulai Pengiriman Perdana Pipa Proyek Dumai–Sei Mangkei

Fasilitas yang akan dibangun meliputi bangunan akademik, ruang kelas, balairung serbaguna, teater seni dan pertunjukan, masjid, serta sarana olahraga berupa lapangan sepak bola.

Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi hunian pendukung berupa asrama siswa (Graha Putra dan Graha Putri), apartemen staf, 29 pasang rumah dinas tipe I, serta rumah khusus bagi kepala sekolah dan tamu.

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito menyampaikan, proyek ini merupakan bagian dari kontribusi nyata perseroan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan infrastruktur pendidikan yang merata hingga wilayah perbatasan.

Baca Juga: Ciptakan Suasana yang Lebih Segar, Loko Café Malioboro dan Tugu Hadirkan Outfit Baru untuk Praja Praji

Menurutnya, perolehan proyek SMA Unggul Garuda ini mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap kapabilitas WIKA dalam menghadirkan infrastruktur pendidikan berkualitas tinggi.

“Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan tepat waktu, dengan standar mutu terbaik, serta memastikan fasilitas ini mampu menjadi pusat pengembangan talenta sains dan teknologi yang unggul bagi generasi muda Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan,” ujar Agung BW.

Ia menambahkan, proyek ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia.

Baca Juga: Wisata ke Kawah Ijen Makin Mudah, DAMRI Buka Rute KSPN dari Rambipuji dan Genteng dengan Harga Ramah Kantong

“Inisiatif ini sejalan dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita, khususnya dalam menciptakan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat global,” tutupnya.***

Tags

Terkini