Peran tersebut secara tidak langsung membentuk kepemimpinan perempuan di tingkat komunitas.
Baca Juga: Ragam Pilihan THR untuk Anak-anak, Solusi Kreatif Selain Uang Baru
Para ketua kelompok tidak hanya menjadi penggerak usaha kecil, tetapi juga panutan yang menumbuhkan solidaritas, semangat gotong royong, dan kemandirian ekonomi di lingkungan mereka.
Dampak pemberdayaan ini semakin diperkuat dengan hadirnya Holding Ultra Mikro yang mengintegrasikan layanan PNM, Bank Rakyat Indonesia, dan Pegadaian.
Melalui ekosistem tersebut, para nasabah memiliki peluang untuk naik kelas dengan akses ke berbagai layanan keuangan yang lebih luas.
Dodot menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan memiliki efek berantai yang jauh melampaui peningkatan ekonomi individu.
“Ketika seorang ibu mendapatkan akses pembiayaan dan pendampingan, yang berubah bukan hanya usahanya. Yang berubah adalah kehidupan keluarganya, pendidikan anak-anaknya, hingga dinamika ekonomi di lingkungannya. Inilah yang kami sebut sebagai multiplier effect dari pemberdayaan perempuan,” ujarnya.
Menurut Dodot, PNM meyakini bahwa perempuan merupakan salah satu kunci penting dalam pembangunan ekonomi di tingkat akar rumput.
Ketika perempuan diberdayakan, mereka tidak hanya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, tetapi juga membangun jaringan solidaritas sosial yang kuat di masyarakat.
“Karena itu PNM tidak sekadar menyalurkan pembiayaan, tetapi membangun ekosistem pemberdayaan yang memungkinkan para ibu terus berkembang dan memberi dampak bagi sekitarnya,” tambahnya.
PNM percaya bahwa perubahan besar sering kali berawal dari langkah kecil.
Baca Juga: 7 Kesalahan Umum Mengelola Uang THR, Jangan Heran Kalau Cepat Habis
Seperti lentera yang mungkin tampak sederhana, namun ketika dinyalakan bersama-sama, cahaya tersebut mampu menerangi jalan yang panjang.