trending

PLN EPI Raih Platinum Nusantara CSR Awards 2026

Jumat, 10 April 2026 | 10:30 WIB
PLN EPI meraih penghargaan Platinum Alignment dalam ajang Nusantara CSR Awards 2026 yang diselenggarakan La Tofi School of Social Responsibility. (DOK. PLN EPI)

Kabar BUMN - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) meraih penghargaan Platinum Alignment dalam ajang Nusantara CSR Awards (NCSRA ke-17) 2026 yang diselenggarakan La Tofi School of Social Responsibility.

Penghargaan diberikan atas program TJSL Pengelolaan Sampah Organik Dapur (SOD) melalui budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) di Gunung Kidul.

Program dinilai memiliki dampak signifikan dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan nilai dalam rantai pasok sehingga mendapat skor 90,80 dalam kategori ketahanan ekonomi masyarakat dan rantai nilai.

Baca Juga: KAI Hadir di Job Fair Undip 2026 pada 15-16 April 2026, Buka Peluang Karier untuk Talenta Muda

Selain itu, program tersebut juga meraih predikat Corporate Economic Protection Index (CEPI) Champion Candidate dengan nilai 2,72 yang menunjukkan bahwa setiap Rp1 investasi CSR mampu melindungi sekitar Rp2,72 nilai ekonomi dalam eksposur risiko operasional perusahaan.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan menyampaikan, penghargaan ini menunjukkan bahwa program TJSL PLN EPI tidak hanya berorientasi sosial, tetapi juga mampu menciptakan perlindungan nilai ekonomi perusahaan secara nyata dan terukur.

Program pengelolaan sampah organik berbasis maggot tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi sirkular yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan.

Baca Juga: Optimalkan Armada Laut, Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi LPG Nasional

Program TJSL ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) 12 terkait Konsumsi dan Produksi yang Berkelanjutan, serta sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Chairman La Tofi School of Social Responsibility sekaligus Principal Assessor La Tofi ESG Rating, La Tofi, menegaskan bahwa NCSRA 2026 menghadirkan paradigma baru dalam praktik CSR di Indonesia.

“CSR bukan lagi sekadar aktivitas sosial, melainkan instrumen strategis untuk melindungi ekonomi perusahaan. Program yang dirancang berbasis risiko akan kembali sebagai perlindungan ekonomi yang nyata dan terukur,” ujarnya.

Baca Juga: Hadapi Ancaman El Nino, BULOG Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 11 Bulan ke Depan

Ia juga menekankan CSR tidak lagi dinilai dari seberapa besar yang diberikan, tetapi seberapa besar nilai ekonomi yang berhasil dilindungi.***

Tags

Terkini