Kabar BUMN - Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menghadiri ritual Ageng Boyongan Mbah Bhelet sebagai penanda pemindahan arca Unfinished Buddha di kawasan Candi Borobudur, Minggu (3/5/2026).
Arca yang dikenal masyarakat sebagai Mbah Bhelet ini sebelumnya disimpan di Museum Karmawibhangga.
Kini, arca akan dipindahkan ke Lapangan Kenari agar lebih mudah diakses wisatawan, masyarakat, dan peziarah untuk kegiatan spiritual.
Baca Juga: PT GDPS Buka Loker Accounting Staff di Jakarta, Daftar Langsung Melalui Link Berikut
Menurut Fadli Zon, pemindahan ini telah melalui konsultasi dengan seniman, budayawan, tokoh lokal, hingga pemuka agama Buddha.
Penempatan di lokasi baru diharapkan memperkuat nilai budaya sekaligus membuka akses publik yang lebih luas.
Prosesi pemindahan dilakukan secara sakral dengan melibatkan Lembaga Adat Desa Borobudur, pagelaran Wayang Ruwat oleh Ki Dalam Darmo Widjoyo, serta doa bersama lintas tokoh agama.
Baca Juga: Januari-April 2026, InJourney Airports Tambah 53 Rute Penerbangan
Secara arkeologis, arca Unfinished Buddha merupakan patung yang dianggap belum selesai karena pahatan yang tidak sempurna.
Keberadaannya menjadi bukti unik perjalanan sejarah dan membuka ruang kajian ilmiah tentang peradaban masa lalu.
Pemerintah menargetkan proses penataan, termasuk pembuatan alas patung, rampung sebelum Tri Suci Waisak 2026.
Baca Juga: AirNav Indonesia Dipercaya Pimpin Task Force ICAO di Asia Pasifik
“Kita dorong agar pedestal dan patungnya bisa segera selesai sebelum perayaan Tri Suci Waisak tanggal 31 Mei 2026,” tegas Fadli.
Momentum ini dinilai penting untuk memperkuat makna spiritual sekaligus budaya di kawasan Borobudur.