Untuk mengatasi keterbatasan akses darat, Hutama Karya mengoptimalkan distribusi material melalui jalur laut.
Baca Juga: Kuliner Ekstrem dari Jawa Tengah, Tidak Semua Orang Berani Mengonsumsinya
Pengiriman dilakukan memakai kapal dan tongkang yang bersandar di dermaga sewaan agar kebutuhan material tetap terpenuhi.
Perusahaan juga menambah alat berat pada area pekerjaan cut and fill guna mempercepat pematangan lahan.
Langkah ini dilakukan agar pekerjaan struktur dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Baca Juga: Dari Papua ke Pasar Dunia, Sagu Olahan Japamo Binaan BRI Tembus Ajang Internasional
Dari sisi tenaga kerja, Hutama Karya mendatangkan tambahan personel menggunakan skema charter pesawat.
Saat ini, sebanyak 700 pekerja terlibat aktif dalam pembangunan dengan sistem kerja 24 jam di sejumlah area strategis.
Percepatan proyek turut didukung pembangunan batching plant di area proyek untuk menjaga suplai beton tetap stabil.
Selain itu, inovasi pabrikasi pembesian dan peningkatan mutu beton diterapkan agar proses pengecoran dapat berlangsung lebih cepat tanpa mengurangi kualitas bangunan.
Sekolah Rakyat Polewali Mandar dirancang sebagai sekolah berasrama terpadu. Fasilitasnya mencakup laboratorium, area olahraga, hingga asrama yang mendukung kegiatan belajar mengajar secara inklusif.
Kehadiran proyek ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat di berbagai daerah.***