trending

Distribusi Hasil Panen Makin Mudah lewat Kereta Petani dan Pedagang

Jumat, 15 Mei 2026 | 08:00 WIB
Tak sekadar transportasi, Kereta Petani dan Pedagang ikut menjaga distribusi pangan tetap lancar dan segar. (Dok. KAI)
 
Kabar BUMN - Aktivitas di sejumlah stasiun lintas Merak–Rangkasbitung sudah ramai sejak dini hari.
 
Petani dan pedagang datang membawa karung berisi cabai, tomat, bawang, hingga sayuran segar yang baru dipanen dari kebun.

Kereta api kini menjadi sarana penting bagi masyarakat di jalur tersebut.

Baca Juga: Tips Liburan Saat Long Weekend agar Perjalanan Tetap Santai dan Menyenangkan

Hasil panen diangkut menuju pasar dengan perjalanan yang lebih cepat dan biaya yang lebih ringan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan Kereta Petani dan Pedagang telah melayani 17.867 pelanggan selama periode 1 Januari hingga 11 Mei 2026.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan layanan ini hadir untuk mendukung kebutuhan petani dan pedagang pasar tradisional.

Baca Juga: Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, Jasa Marga Prediksi 1,5 Juta Kendaraan Padati Jabotabek

“Bagi petani dan pedagang kecil, selisih ongkos perjalanan sangat berarti. Saat biaya distribusi lebih ringan, mereka dapat membawa hasil panen lebih banyak, menjaga usaha tetap berjalan, dan mempertahankan penghasilan untuk keluarga,” ujar Anne.

Kereta Petani dan Pedagang mulai beroperasi sejak 1 Desember 2025.

Layanan ini menggunakan skema Public Service Obligation (PSO) dengan tarif Rp3.000 per perjalanan.

Baca Juga: FN Hadirkan Lowongan Magang Onsite untuk Posisi Digital Marketing & Content Intern

Kereta melayani rute Merak–Rangkasbitung pulang pergi setiap hari.

Total terdapat 14 perjalanan, terdiri dari tujuh perjalanan dari Merak dan tujuh perjalanan dari Rangkasbitung.

Menurut Anne, layanan tersebut membantu distribusi komoditas pertanian menjadi lebih cepat. Hasil panen pun dapat tiba di pasar dalam kondisi lebih segar sehingga nilai jualnya tetap terjaga.

Baca Juga: 20 Contoh Caption Bertema Long Wekend untuk Unggah Momen Liburan di Sosial Media

"Petani terbantu membawa hasil kebun, pedagang lebih mudah menjaga pasokan dagangan, dan masyarakat mendapatkan bahan pangan yang lebih segar di pasar,” jelas Anne.

Halaman:

Tags

Terkini