Kabar BUMN - Saat membangun rumah, membuka tempat usaha, atau menambah sambungan listrik, salah satu hal yang perlu dipersiapkan adalah biaya pemasangan listrik baru.
Mengetahui estimasi pengeluaran sejak awal bisa membantu kamu mengatur anggaran dengan lebih matang.
Apalagi, nominal biaya penyambungan listrik berbeda tergantung kapasitas daya yang dipilih dan jenis layanan yang digunakan.
Baca Juga: Lebih dari Solusi Pembiayaan Tradisional, Pegadaian Kini Wajah Utama Bank Emas Indonesia
Besaran biaya pemasangan listrik baru di Indonesia ditentukan berdasarkan ketentuan resmi yang mengacu pada biaya penyambungan tenaga listrik.
Sampai saat ini, tarif pemasangan masih disesuaikan dengan kapasitas daya yang diajukan pelanggan, mulai dari kebutuhan kecil untuk rumah sederhana hingga daya lebih besar untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha.
Faktor yang Memengaruhi Biaya Pasang Listrik Baru
Baca Juga: 4 Stasiun Kereta Tertua di Jepang, Masih Mempertahankan Bangunan Aslinya
Sebelum mengajukan pemasangan listrik, ada beberapa hal yang memengaruhi total biaya yang harus dipersiapkan. Tidak hanya soal kapasitas daya, tetapi juga layanan yang dipilih dan kebutuhan tambahan selama proses instalasi.
Berikut komponen yang memengaruhi tarif pemasangan listrik baru:
- Kapasitas daya listrik yang dipilih, mulai dari 450 VA hingga 3.500 VA
- Jenis layanan listrik, yaitu prabayar (token) atau pascabayar
- Biaya tambahan, seperti Sertifikat Laik Operasi (SLO), token perdana, atau biaya administrasi tertentu
Sebelum proses penyambungan dilakukan, pelanggan umumnya perlu menyelesaikan pembayaran melalui kanal resmi penyedia layanan, termasuk aplikasi digital yang tersedia.
Baca Juga: Magang Procurement Officer di Kimia Farma, Kesempatan Belajar Dunia Pengadaan Barang dan Jasa
Rincian Tarif Pasang Listrik Baru Berdasarkan Daya
Besaran biaya pemasangan listrik baru umumnya disesuaikan dengan kapasitas daya yang diajukan pelanggan. Berikut estimasi tarif penyambungan listrik baru:
- 450 VA: Rp 421.000
- 900 VA: Rp 843.000
- 1.300 VA: Rp 1.218.000
- 2.200 VA: Rp 2.062.000
- 3.500 VA: Rp 3.391.500
Nominal tersebut menjadi acuan dasar biaya penyambungan. Namun, total akhir yang perlu dibayar bisa berbeda tergantung kebutuhan instalasi serta komponen tambahan yang diperlukan di lokasi pemasangan.
Baca Juga: PT TIMAH Percepat Pengelolaan Arsip Digital untuk Dukung Tata Kelola yang Lebih Transparan
Perbedaan Biaya Listrik Prabayar dan Pascabayar
Meski biaya dasar penyambungan pada umumnya sama, pelanggan tetap perlu memahami perbedaan antara layanan prabayar dan pascabayar. Hal ini penting karena ada beberapa biaya tambahan yang mungkin muncul sesuai jenis layanan yang dipilih.