trending

Demi Keselamatan, KAI Bersiap Tutup 9 Pelintasan Liar di Bogor

Minggu, 24 Mei 2026 | 21:00 WIB
Ilustrasi - KAI berencana menutup 9 pelintasan sebidang liar di Bogor untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta dan pengguna jalan. (Dok. KAI Daop 9 Jember)

Kabar BUMN - Mobilitas kereta api yang padat di wilayah Bogor mendorong peningkatan pengamanan di area lintasan rel.

Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah penutupan sejumlah pelintasan sebidang yang dinilai berisiko bagi perjalanan kereta maupun pengguna jalan.

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan aspek keselamatan, terutama di titik-titik yang selama ini tidak memiliki izin resmi.

Baca Juga: Tips Mengolah Jeroan Kambing Kurban agar Tidak Bau Prengus dan Lebih Nikmat Disantap

PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana menutup sembilan pelintasan sebidang liar di Kota Bogor dan wilayah sekitarnya.

Penutupan tersebut diprioritaskan pada pelintasan dengan lebar kurang dari dua meter yang dianggap memiliki potensi bahaya lebih tinggi bagi masyarakat dan operasional kereta api.

Manager Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa langkah ini ditujukan untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta sekaligus melindungi warga yang melintas di sekitar jalur rel.

Baca Juga: Iklim Investasi Positif, ITDC Percepat Pengembangan The Mandalika Jadi Kawasan Wisata Kelas Dunia

Menurutnya, lintasan kereta di wilayah Bogor setiap hari dilalui oleh perjalanan kereta penumpang dengan jumlah pengguna yang sangat besar.

Penutupan Dilakukan Bertahap

KAI menyebut proses penutupan tidak dilakukan secara serentak. Tahapan penutupan mulai diberlakukan sejak pertengahan Mei untuk wilayah lintas Manggarai hingga Sukabumi.

Baca Juga: 4 Candi di Jawa Barat, Masih Kalah Populer dari Candi Lain di Pulau Jawa, Tapi Tidak Kalah Kuno dan Eksotik

Langkah bertahap ini dilakukan agar proses pengamanan dan koordinasi di lapangan berjalan lebih optimal. Selain itu, masyarakat di sekitar area terdampak juga diharapkan memiliki waktu untuk menyesuaikan akses perjalanan mereka.

Pihak KAI juga telah menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah terkait rencana tersebut.

Koordinasi dilakukan bersama kepala daerah di tingkat kota maupun provinsi guna memperkuat sistem keselamatan di pelintasan sebidang.

Halaman:

Tags

Terkini