KAI Soroti Pentingnya Elektrifikasi Perkeretaapian sebagai Penggerak Utama Mobilitas Urban Modern

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 21 Mei 2026 | 13:30 WIB
Penampakan rangkaian KRL buatan INKA yang dipesan KAI Commuter. (kai.id)
Penampakan rangkaian KRL buatan INKA yang dipesan KAI Commuter. (kai.id)

Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan pentingnya penguatan sistem elektrifikasi perkeretaapian urban di tengah lonjakan mobilitas masyarakat perkotaan yang terus meningkat, khususnya di wilayah Jabodetabek.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan elektrifikasi memiliki peran vital dalam sistem transportasi urban modern karena berkaitan langsung dengan kapasitas perjalanan, kestabilan operasional, hingga keandalan sistem persinyalan yang dikelola bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

“Ketika jumlah perjalanan KRL terus meningkat, kebutuhan daya listrik juga ikut bertambah.

Baca Juga: PERURI Buka Lowongan Magang Biro Corporate Planning, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

"Penguatan elektrifikasi menjadi penting untuk menjaga kestabilan operasional perjalanan, mendukung sistem persinyalan, serta memastikan perjalanan KRL tetap berjalan aman dan andal di lintas dengan trafik yang semakin padat,” kata Anne.

Berdasarkan hasil riset perjalanan urban dan elektrifikasi perkeretaapian, jumlah pengguna KRL mengalami peningkatan signifikan dalam satu dekade terakhir.

Pada 2015, jumlah perjalanan pengguna KRL tercatat sebanyak 257 juta perjalanan dan meningkat menjadi 401 juta perjalanan pada 2025.

Baca Juga: Pertamina Ajak Mahasiswa Mengenal Strategi Indonesia Jaga Ketahanan Energi

Dalam periode tersebut, terjadi tambahan lebih dari 140 juta perjalanan masyarakat urban.

Mobilitas masyarakat juga pulih dengan sangat cepat pascapandemi, ditandai dengan pertumbuhan pengguna mencapai 50 persen pada 2022 dan kembali meningkat 31 persen pada 2023.

Lonjakan mobilitas itu turut tercermin dari meningkatnya total perjalanan KRL harian.

Baca Juga: Weekend di Prambanan Makin Seru, Ada Sewa Wastra dan Paket Foto Estetik

Pada 2015, jumlah perjalanan KRL tercatat sebanyak 881 perjalanan per hari dan meningkat menjadi 1.063 perjalanan per hari pada 2025.

Lintas KRL Bogor Line menjadi jalur dengan frekuensi perjalanan tertinggi mencapai 299 perjalanan per hari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: kai.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini