trending

Hari Lahir Pancasila Diperingati Serentak, PT TIMAH Dorong Pengamalan Nilai Persatuan

Selasa, 2 Juni 2026 | 10:30 WIB
Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bagi PT TIMAH untuk meneguhkan semangat gotong royong, integritas, dan nasionalisme di lingkungan perusahaan.

Kabar BUMN – PT TIMAH Tbk memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026 dengan menggelar upacara serentak di berbagai wilayah operasional perusahaan.

Kegiatan tersebut berlangsung di sejumlah lokasi, mulai dari Pangkalpinang, Sungailiat, Belinyu, Muntok, Toboali, Belitung, Kundur, Jakarta hingga lingkungan anak perusahaan.

Peringatan ini menjadi momen untuk mengingat kembali pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan dunia kerja.

Baca Juga: Hindari Kelelahan pada Leher dan Punggung Saat Menggunakan Laptop dengan Beberapa Cara Ini

Jajaran direksi perusahaan turut terlibat langsung dalam pelaksanaan upacara di berbagai daerah.

Kehadiran manajemen menjadi simbol komitmen perusahaan dalam menjaga semangat kebangsaan di lingkungan kerja.

Dalam upacara tersebut, peserta mendengarkan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., yang mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".

Baca Juga: Lowongan Kerja GDPS Juni 2026, Buka Walk In Interview untuk Lulusan SMA di Sulawesi Selatan

Pesan yang disampaikan menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda tahunan.

Peringatan ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan sejauh mana nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” kata Wakil Direktur Utama PT TIMAH Harry Budi Sidharta membacakan amanat kepala BPIP.

Baca Juga: 8 Tips Mengolah Daging Kurban Jadi Hidangan yang Lebih Sehat

Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga perdamaian dunia sebagaimana amanat konstitusi.

Menurutnya, nilai musyawarah, persatuan, dan kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting dalam membangun dunia yang lebih damai.

Halaman:

Tags

Terkini