Tiket yang dibeli sebelum tanggal tersebut atau untuk jadwal keberangkatan setelah 15 Agustus 2026 tidak akan mendapatkan potongan harga.
Selain itu, pembelian tiket yang telah dilakukan sebelum masa program berlangsung tidak dapat memperoleh pengembalian selisih dana akibat adanya promo diskon ini.
Baca Juga: Bunga Matahari Raksasa dan Sayap Malaikat Hadir di Prambanan, Sudah Foto di Sini?
Kuota Terbatas, Tarif Normal Berlaku Jika Promo Habis
Masyarakat juga perlu memperhatikan bahwa jumlah tiket dengan tarif diskon terbatas.
Apabila kuota promo telah habis sebelum 15 Agustus 2026, maka tarif tiket akan kembali menggunakan harga normal.
Karena itu, calon penumpang disarankan untuk segera mengecek jadwal keberangkatan dan melakukan pemesanan lebih awal agar tidak kehabisan kuota diskon.
Baca Juga: WIKA Beton Dukung Percepatan Proyek Sekolah Rakyat, Suplai Beton Pracetak Rp75,9 Miliar
Penumpang Wajib Menggunakan Identitas Sesuai Tiket
Dalam ketentuan program, PELNI mengingatkan bahwa setiap penumpang yang melakukan perjalanan wajib menggunakan identitas yang sesuai dengan data yang tertera pada tiket.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk melaporkan apabila menemukan adanya penyalahgunaan maupun ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program Diskon Transportasi Tiket Kapal PELNI.
Melalui program stimulus ekonomi ini, PELNI berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan laut yang lebih terjangkau selama periode libur sekolah, sekaligus mendukung peningkatan aktivitas pariwisata dan perekonomian di berbagai daerah.***