Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan program diskon tarif sebesar 30 persen bagi pelanggan yang menggunakan kereta api kelas Ekonomi Komersial.
Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan yang lebih hemat selama masa liburan sekolah, baik untuk berwisata, mengunjungi keluarga, maupun menjalankan berbagai aktivitas di sejumlah kota tujuan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa periode liburan sekolah menjadi salah satu momen dengan tingkat mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.
Baca Juga: DAMRI Tebar Promo Twindate 6.6 dengan Diskon Tiket AKAP hingga Rp20.000
Banyak keluarga memanfaatkan waktu tersebut untuk bepergian bersama ke berbagai daerah, sehingga KAI menghadirkan tarif yang lebih terjangkau agar semakin banyak masyarakat dapat merencanakan perjalanan menggunakan moda transportasi kereta api.
"Liburan sekolah merupakan momen yang dinantikan banyak keluarga untuk bepergian bersama.
"Melalui program diskon 30 persen ini, KAI ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau menggunakan kereta api," ujar Anne.
Baca Juga: 5 Jenis Tanaman Hias yang Bisa Menangkal Debu Sekaligus Mempercantik Rumah
Program potongan harga sebesar 30 persen tersebut berlaku untuk pembelian tiket mulai 6 Juni 2026 melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI.
Adapun tarif diskon dapat digunakan untuk perjalanan pada periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026 yang bertepatan dengan masa liburan sekolah di berbagai daerah.
Menurut Anne, program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal sekaligus menghadirkan alternatif transportasi yang ekonomis di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan selama musim liburan.
Selain itu, kereta api masih menjadi pilihan favorit banyak masyarakat karena menawarkan ketepatan waktu, kenyamanan selama perjalanan, serta kemudahan akses menuju berbagai kota tujuan.
Berbagai relasi kereta api Ekonomi Komersial yang melayani perjalanan antarkota juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menjangkau destinasi wisata, pusat pendidikan, kawasan budaya, hingga sentra ekonomi di berbagai wilayah.