Kabar BUMN - Sebagai salah satu perusahaan BUMN, PT Timah Tbk terus berkomitmen memaksimalkan kontribusi kepada negara melaului hasil tambangnya.
Salah satu kontribusi tersebut diwujudkan dalam bentuk pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Sebagai pengelola sumber daya timah yang dipercaya negara, anggota holding Industri pertambangan MIND ID ini selalu berupaya memacu kinerja perseroan untuk memberi kontribusi terbaik kepada negara dan pemegang saham.
Baca Juga: Jalankan Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelajutan, PT Timah Tbk Konsisten Laksanakan Reklamasi
Pada Triwulan 1 tahun 2023, Emiten Berkode TINS ini telah menyetorkan pajak dan PNBP sebesar Rp124,7 miliar.
Harga komoditas timah sendiri relatif tidak stabil di Triwulan 1 2023.
Itu merupakan dampak dari kondisi ekonomi global, peningkatan suku bunga, inflasi AS, dan juga trade war.
Baca Juga: Dukung Gerakkan UMKM, PT Timah Kucurkan Bantuan Dana PUMK untuk 58 Mitra Binaan
Melihat kondisi tersebut, kontribusi PT Timah kepada negara menurun dibanding tahun 2022 lalu yang mencapai Rp267,8 miliar.
Harga timah rata-rata Triwulan 1 2023 mencapai USD 26.573 per metrik ton menjadi salah satu penyebabnya.
Faktor lainnya diakibatkan oleh menurunnya penjualan PT Timah karena melemahnya permintaan timah global.
Baca Juga: Program TJSL Beri Manfaat Bagi Masyarakat, PT Timah Tbk Raih Penghargaan Best CSR Award 2023
Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk Abdullah Umar mengatakan, manajemen perseroan berupaya untuk meningkatkan kinerja sehingga bisa memberikan kontribusi kepada negara, pemegang saham dan masyarakat.
"Melemahnya harga komoditas yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global berdampak langsung pada kinerja perusahaan.