"Apalagi ini adalah produk yang dominan kontribusinya dalam pendapatan PT PAL Indonesia. Kami harap kami tidak hanya menerima laporan, melainkan juga kendala yang bisa kita selesaikan bersama-sama," tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Liliek Mayasari selaku Asisten Deputi (Asdep) Bidang Industri KBUMN RI.
Baca Juga: Pemanfaatan FABA, PLN Sulap Abu Bekas Pembakaran di PLTU Jadi Bahan Baku Bernilai Ekonomi
"Dari kegiatan seperti ini kita dapat mengetahui hal yang bisa kami dukung dan menjadi perhatian proyek terutama dari berbagai aspek."
Maka dari itu, proyek perlu dikawal ketat untuk menentukan serta meningkatkan kinerja PT PAL Indonesia dan kami selaku KBUMN secara aktif mendukung pengawalan dan penyelesaian proyek strategis perusahaan sebagai bentuk kolaborasi antar kementerian,"