Direktur PLN Zulkifli Zaini Raih Lifetime Achievement Berkat Dedikasinya

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Senin, 13 September 2021 | 14:55 WIB
"Tak ada usaha yang menghianati hasil" adalah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan Direktur Utama dari PT PLN (Persero), Zulkifli Zaini saat ini. Beliau meraih penghargaan Governance, Risk and Compliance (GRC) Lifetime Achievement 2021 yang digelar oleh Asosiasi GRC Indonesia setelah dedikasinya pada pekerjaan dan negara. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi Zulkifli terhadap pengembangan keilmuan dan praktik bidang GRC di Indonesia, yaitu pengelolaan perusahaan lewat integrasi pelaksanaan tata kelola, risiko dan kepatuhan untuk memastikan bahwa perusahaan bisa mencapai sasaran-sasarannya secara andal dan mengedepankan integritas.  "Mendapatkan penghargaan GRC Lifetime Achievement tentu merupakan suatu kebanggaan, sekaligus amanah, serta kepercayaan yang harus saya jaga dengan sebaik-baiknya," ungkap sosok pemimpin yang satu ini. Pria yang menyelesaikan studi Master of Business Administration di Washington University, Amerika Serikat pada tahun 1994 ini mengungkapkan bahwa tugas utamanya adalah membuat keputusan. Tentu saja, semakin tinggi posisi dalam sebuah perusahaan, keputusan yang diambil pun bobotnya semakin berat. "Itulah sebabnya saya berprinsip, untuk tidak menunda-nunda segala keputusan yang harus diambil. Untuk itu, penting bagi kita untuk mampu mengukur setiap resiko dari keputusan yang kita ambil," lanjut Zulkifli. Zulkifli sendiri tercatat pernah memimpin PT Bank Mandiri Tbk dari Juli 2010 hingga April 2013. Setelahnya, Dahlan Iskan yang saat itu menjabat Menteri BUMN sempat menunjuknya untuk mengawasi kinerja PLN sebagai Komisaris sepanjang Juli 2013 hingga April 2015. Tiga puluh satu tahun berpengalaman di bidang perbankan, Zulkifli tentu paham betul tantangan dalam menjalankan governance di perusahaan yang mendapat regulasi ketat dari pemerintah. Beliau selalu memegang satu prinsip, menjauhi konflik kepentingan dalam mengambil setiap keputusan. "Dengan tidak memiliki conflict of interest, kepala kita akan jernih, hati kita akan tenang. Karena kita tahu bahwa setiap keputusan yang kita ambil semata-mata adalah bertujuan untuk kebaikan Perusahaan," ungkapnya. Zulkifli juga berharap implementasi Governance, Risk and Compliance di Indonesia akan semakin membaik kedepannya. Seiring peningkatan kesadaran bersama bahwa untuk menjaga perusahaan bahkan negara untuk tetap sustain, harus pula ditegakkan tata kelola yang baik. "Serta semakin menerapkan budaya sadar risiko dalam setiap pengambilan keputusan yang kita ambil," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini