Ternak Ikan Nila, Lebih Cuan dari Ikan Lele?

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Selasa, 31 Mei 2022 | 16:50 WIB

Kabar BUMN -  Ternyata, ternak ikan nila jadi ide bisnis yang tidak kalah menggiurkan dibandingkan budidaya ikan lele. Menariknya, ikan nila tidak hanya diburu di pasar lokal, ikan satu ini juga punya permintaan cukup tinggi di pasar global.

Berternak ikan jadi salah satu kegiatan usaha yang punya banyak peminat di Indonesia. Sayangnya, dari banyaknya ide bisnis perikanan, masih jarang yang melirik ternak ikan nila. Padahal ternak ikan nila punya prospek yang tidak kalah menggiurkan dibandingkan ternak ikan lele. Sebab, selain dipasarkan di dalam negeri, ikan air tawar ini juga diekspor hingga ke luar negeri.

Ditambah lagi, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang punya posisi strategis dalam perdagangan ikan nila secara global. Hal ini terbukti dari data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan, Indonesia adalah produsen ikan nila terbesar kedua di dunia. Jelas, nama besar Indonesia ini menjadi salah satu modal awal untuk berbisnis ikan nila tingkat internasional.

Selain itu, ada beberapa keunggulan lain dari ternak ikan nila dibandingkan jenis ikan lainnya. Pertama, persaingan ternak ikan nila masih terbilang longgar di Indonesia. Meskipun permintaan pasar tinggi, namun jumlah pengusaha ternak ikan nila masih belum seberapa di Indonesia.

Kedua, dibandingkan dengan bisnis lain, ternak ikan nila tidak membutuhkan modal yang besar. Karena dari sepasang indukan ikan nila mampu menghasilkan telur sekitar 250-1.000 telur ikan nila. Paling penting, harga jual ikan nila cenderung stabil di pasaran, sehingga Anda tidak perlu khawatir mengenai keuntungan.

Lebih lanjut, ternak ikan nila tidak sulit dilakukan, karena jenis ikan ini punya daya tahan tubuh yang kuat. Berbagai faktor inilah yang membuat ikan nila sangat potensial untuk dijadikan ide bisnis di Indonesia.

Tips Ternak Ikan Nila

Sebenarnya untuk memulai bisnis ikan nila tergolong sama dengan ternak ikan lainnya. Anda hanya perlu menyiapkan kolam ikan dengan kedalaman sekitar 100 cm dan bibit ikan nila terbaik.

Jenis kolam untuk ikan nila, bisa menggunakan kolam tanah, kolam semen, kolam terpal, jaring terapung, atau tambak air payau. Namun kalau Anda ingin menghemat modal awal, maka kolam tanah bisa dipilih karena konstruksinya lebih murah.

Dalam perawatannya, kita harus memberikan pakan ikan nila 2-3 kali sehari dengan pelet berkualitas. Apabila air sudah tampak keruh, sebaiknya segera ganti dengan air yang baru.

Umumnya, dalam 3-6 bulan perawatan, ikan nilai akan mencapai bobot idealnya, yakni sekitar 500 gram. Setelah mencapai bobot ini Anda bisa segera memanen ikan nila.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini