Kabar BUMN — Jamiah, local hero perempuan binaan Refinery Unit III Plaju melalui program Kampung Pangan Inovatif yang diinisiasi sejak 2021 menerima penghargaan Kalpataru dari Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan.
Penghargaan yang diterima oleh Jamiah termasuk dalam kategori "Pembina Lingkungan," dilansir Kabarbumn.com dari kpi.pertamina.com
Gubernur Sumatra Selatan H. Herman Deru mengungkapkan, butuh literasi dan waktu untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian pada pelestarian lingkungan.
Baca Juga: Berkunjung ke Butik Cigar di Medan, Kenali Sejarah Tembakau dan Proses Pembuatan Cerutu
"Kalau kita sudah bicara kepedulian, tentu butuh literasi, butuh waktu untuk memahami dan menyadari pentingnya arti melestarikan lingkungan hidup," katanya saat momen peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) di Taman Purbakala Sriwijaya, Kota Palembang pekan lalu.
Penghargaan yang diraih oleh Jamiah merupakan salah satu bukti dari konsistensi dan komitmen RU III dalam melestarikan lingkungan melalui program-program CSR.
Sebelumnya, tahun lalu Chairul Bahri atau Elonk yang menjadi pahlawan lingkungan di Lorong Mari, Kelurahan Tanjung Bubuk, Kecamatan Plaju, Kota Palembang juga didapuk penghargaan serupa.
Baca Juga: Makanan dan Minuman Kemasan Paling Tidak Sehat yang Harus Dihindari!
Ia berhasil mempercantik kawasan kumuh tersebut dan memberdayakan masyarakat sekitar lewat program inovasi sosial Mari Berkreasi antara lain:
1. Budidaya sayuran perkotaan (urban farming);
2. Budidaya ikan perkotaan (urban fishing);
Baca Juga: Berkunjung ke Butik Cigar di Medan, Kenali Sejarah Tembakau dan Proses Pembuatan Cerutu
3. Bengkel daur ulang; dan
4. Serta sentra olahan kemplang.