Dijual pula oli sepeda motor produk Pertamina yakni Enduro Matic, Enduro Racing, Mesran, dan Prima XP.
“Saya selalu mengutamakan kepuasan pelanggan, salah satunya dengan memberikan jaminan produk pelumas yang kami jual produk asli, meski dibandingkan harga akan ada selisih dibanding oli palsu yang banyak beredar di luaran.
“Biasanya para konsumen korban pelumas palsu, jadi motornya rusak dibawa ke bengkel kami sadar dampak pelumas palsu untuk mesin kendaraannya.
“Dari mulut ke mulut akhirnya banyak yang ganti oli di tempat kami,” ujar Ismet yang rata-rata per bulan bisa mendapatkan omset hingga Rp3 juta dari penjualan pelumas.
Baca Juga: Antusiasme Pelanggan Tinggi, Pertamina Kembali Hadirkan MyPertamina Tebar Hadiah
Awalnya, Ismet hanya melayani jasa service motor yang ia kerjakan sendiri karena belum memiliki pegawai.
Namun kini Ismet telah memiliki 4 orang pegawai, yang terdiri dari 3 orang montir dan 1 orang spesialis press atau khusus untuk menangani motor yang rusak akibat kecelakaan.
Meski memiliki pegawai, Ismet juga masih turun tangan untuk menangani service kendaraan.
“Jasa bengkel itu ibarat jasa dokter. Kalau sudah cocok sama mekanik, pasien dalam hal ini pelanggan ya tetap akan mencari kita,” ujar pria yang rata-rata per bulan bisa meraup keuntungan hingga Rp 25 juta itu.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menjelaskan bisnis bengkel motor merupakan bisnis yang terus tumbuh seiring dengan populasi motor yang semakin meningkat setiap tahunnya.
Baca Juga: Turunkan Harga, Ini Harga BBM Berkualitas Pertamina Hingga Pelosok Negeri
Menurut laporan Badan Pusat Statistik pada akhir tahun 2022, terdapat sekitar 125,3 juta unit motor di Indonesia, sehingga jasa perbengkelan merupakan satu bidang usaha yang memiliki prospek positif.
Selain itu usaha bengkel memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi, di mana mampu menyerap tenaga kerja terampil, sekaligus memberikan nilai tambah atau menciptakan nilai bersama melalui penjualan produk pelumas Pertamina.
“Usaha kecil yang bergerak di bidang jasa, seperti bengkel merupakan sektor usaha yang bisa mendapatkan dana pinjaman melalui program kemitraan.