“Adapun pembinaan yang diberikan Pertamina bagi sektor jasa UMKM, tentunya dititikberatkan pada pengelolaan keuangan, manajemen bisnis, layanan pelanggan, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif,” jelas Fadjar.
Hal tersebut dibenarkan oleh Ismet.
Baca Juga: Pasokan Avtur di Bandara Kertajati Aman, Pertamina Komit Dukung Kelancaran Ibadah Haji 2023
Pesatnya usaha yang ia geluti tidak terlepas dari kemampuan pemasaran serta memberikan layanan terbaik agar pelanggan semakin loyal.
“Bengkel Abbabiel dikenal dari mulut ke mulut, dari pelanggan yang puas dengan jasa service motor yang kami berikan.
“Karena di sini tempatnya semakin sempit, ke depan saya akan membuka bengkel di jalan protokol kota Sukabumi, agar semakin menjangkau banyak pelanggan,” ujar ayah dari 4 orang anak ini.
Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) yang diberikan Pertamina kepada Mitra Binaannya, sejalan dengan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SGDs) poin 8 yakni peningkatan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh serta pekerjaan yang layak untuk semua .
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada pelaporan Sustainable Development Goals (SDG's).
Baca Juga: Bangga, Pertamina Sabet Penghargaan di B-Universe CSR Award 2023
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.***