Kabar BUMN - Bagi Siti Patimah Azzahra, kehidupan sejak awal merupakan perjalanan penuh perjuangan.
Terlahir dari keluarga sederhana, ia tumbuh dengan kesadaran bahwa tidak semua hal dapat diraih dengan mudah.
Namun dari keterbatasan itulah ia memetik pelajaran penting yang menjadi prinsip hidupnya: hidup tidak pernah sempurna, dan rasa syukur adalah kunci untuk menjalaninya.
Perjalanan hidupnya tidak selalu berjalan mulus.
Saat menempuh pendidikan, Siti pernah berada di titik terendah.
Ia harus menghadapi keterbatasan finansial, menyelesaikan skripsi yang tak kunjung rampung, hingga menanggung tekanan hidup seorang diri.
Baca Juga: Menara Pandang Tele, Spot Terbaik Nikmati Danau Toba dari Ketinggian
Kondisi semakin berat ketika muncul ancaman mutasi pekerjaan ke lokasi yang jauh dari kampus, situasi yang nyaris menggagalkan mimpinya untuk lulus tepat waktu.
Namun, harapan datang di saat yang paling dibutuhkan.
Pada April 2017, ia resmi bergabung dengan Permodalan Nasional Madani (PNM).
Baca Juga: WSBP Catat Pendapatan Rp1,57 Triliun, Segmen Beton Precast Jadi Andalan
Kesempatan tersebut menjadi titik balik dalam hidupnya.
Ia mendapatkan pekerjaan dengan lokasi yang dekat dari kampus dan tempat tinggal, kemudahan yang ia yakini sebagai jawaban atas doa yang terus ia panjatkan.