Dampak dari upaya yang dilakukan Ibu Irma tidak hanya dirasakan dari sisi ekonomi, tetapi juga secara emosional dan sosial.
Salah satu penerima manfaat, Ibu Iis, mengungkapkan rasa harunya.
“Saya sangat sayang dan bahagia bisa diperhatiin oleh Bu Irma sehingga saya merasa dapat menjadi lebih berarti,” ujar Iis.
Pernyataan ini menjadi bukti bahwa pendampingan yang dilakukan Ibu Irma mampu memberikan dorongan psikososial yang kuat bagi komunitas disabilitas di wilayah tersebut.
Baca Juga: BRImo Banjir Promo! Nikmati Cashback hingga 20 Persen untuk Berbagai Transaksi
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Ibu Irma mencerminkan komitmen PNM Mekaar dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Langkah pemberdayaan yang dicontohkan oleh Ibu Irma merupakan bukti nyata PNM yang terus berkomitmen membuka akses yang setara bagi setiap ibu prasejahtera untuk bertumbuh secara usaha, memberikan kepedulian terhadap sesama, dan menginspirasi banyak orang di komunitasnya.
"Kisah Ibu Irma menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi tidak hanya berdampak pada kehidupannya sendiri, tetapi juga menyebar menjadi kebermanfaatan sosial yang luas bagi lingkungan sekitar,” ujar Dodot.
Baca Juga: 10 Inspirasi Ucapan Hari Paskah dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya
Ia juga menegaskan bahwa pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pendampingan usaha, pelatihan, serta akses pembiayaan merupakan bagian dari strategi PNM.
Upaya ini bertujuan memastikan setiap ibu prasejahtera memiliki peluang yang sama untuk berkembang, sejalan dengan semangat Tumbuh, Peduli, dan Menginspirasi.
Kisah Ibu Irma menjadi gambaran nyata bahwa pemberdayaan ekonomi tidak hanya memperkuat kehidupan individu, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa percaya diri serta kontribusi nyata bagi banyak orang.
Dampaknya pun meluas, menghadirkan makna mendalam bagi lingkungan sosial di sekitarnya.***