Jalan yang ditempuh tidak selalu mulus.
Baca Juga: Beli Tiket KAI dan Whoosh Lewat balé by BTN Lebih Hemat, Ada Cashback hingga 20 Persen
Ada masa ketika pesanan jahitan belum datang, penghasilan masih belum menentu, sementara kebutuhan keluarga tetap harus dipenuhi.
Di tengah tantangan tersebut, pendampingan dan pertemuan kelompok Mekaar menjadi tempat bagi Ibu Ila untuk terus belajar, berusaha, dan memupuk keyakinan bahwa kehidupannya dapat berubah menjadi lebih baik.
Kini, hasil dari perjuangan tersebut mulai dirasakan. Usaha menjahit yang dirintis sejak masa pandemi mampu membantu menopang perekonomian keluarga.
Baca Juga: Punya Pengalaman Akuntansi? Cek Lowongan Staf Keuangan MUM Ini
Dari hasil kerja kerasnya, Ibu Ila dapat menyekolahkan anak dan mewujudkan kehidupan yang lebih layak.
Kisah Ibu Ila menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak selalu berawal dari sesuatu yang besar.
Kesempatan kecil yang dijalani dengan ketekunan dan semangat pantang menyerah dapat menjadi jalan menuju perubahan yang lebih baik.
Baca Juga: Dieng Culture Festival 2026 Kembali Digelar, Ada Ruwatan Anak Gimbal hingga Jazz Atas Awan
Bagi Ibu Ila, bangkit dari keterpurukan bukan berarti melupakan masa-masa sulit yang pernah dihadapi.
Sebaliknya, pengalaman tersebut justru menjadi alasan untuk terus melangkah, demi keluarga dan masa depan yang lebih cerah.***