PT Pertani (Persero) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) meluncurkan produk beras Rania kemasan 5 kg pada Kamis, (19/08) lalu di Gedung RNI, Jakarta. Produk beras premium ini diproduksi menggunakan teknologi modern. Hal ini yang semakin memperkuat komitmen BUMN Klaster Pangan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan portofolio produk pangan yang terjangkau dan berkualitas untuk masyarakat.
Direktur Utama Pertani, Maryono mengatakan bahwa dalam pengembangan produk ini Pertani memastikan proses pengolahan beras dilakukan melalui teknologi modern untuk menjaga kualitas dan keunggulan produk hingga sampai ke konsumen. Ia menambahkan, aspek peningkatan kesejahteraan petani juga menjadi tujuan utama dari kerja sama ini. Pihaknya memastikan, penyerapan gabah petani dilakukan di atas HPP sehingga dapat menjaga daya beli petani saat harga komoditas sedang jatuh.
Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi mengatakan, produk beras Rania merupakan produk beras premium yang bermutu tinggi namun terjangkau bagi masyarakat. Produk ini disiapkan untuk memenuhi ketersediaan pangan beras guna mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan akses pasar untuk produk dalam negeri.
“Rania hadir sebagai produk beras premium yang bermutu tinggi, hal ini juga menjadi perwujudan permintaan masyarakat yang mengharapkan adanya produk berkualitas dalam mendukung program ketahanan pangan.” Kata Arief.
Untuk memastikan tingkat keterjangkauan, Arief memastikan penjualan beras premium Rania tidak akan melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan dalam peraturan Menteri Perdagangan nomor 57 tahun 2017 tentang Penerapan Harga Eceran Tertinggi Beras, yaitu di kisaran harga Rp 12.800 sampai dengan Rp 13.600.
Selain itu, ia juga telah menyiapkan sejumlah strategi terkait rencana distribusi dan pemasaran. “Dalam pendistribusiannya kami mengandalkan PT Rajawali Nusindo sebagai anak perusahaan RNI Group yang memiliki kantor cabang dan gudang di seluruh provinsi dan sejumlah kota besar di tanah air,” ujarnya.
Pada tahap awal, Arief menargetkan, pada Agustus 2021 beras Rania sudah tersedia di 17 Cabang Rajawali Nusindo di seluruh Jawa serta di market General Trade dan E-commerce. “Kami juga akan berkolaborasi dengan modern market dalam pendistribusian di outlet seluruh Indonesia dan mendatangkan traffic customer dari kalangan karyawan BUMN holding pangan se-Indonesia,” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Jumat, 29 Juli 2022 | 16:35 WIB
Selasa, 24 Mei 2022 | 09:59 WIB
Senin, 31 Januari 2022 | 18:00 WIB
Rabu, 29 September 2021 | 20:09 WIB
Rabu, 29 September 2021 | 15:11 WIB
Jumat, 10 September 2021 | 18:50 WIB
Rabu, 25 Agustus 2021 | 17:47 WIB
Rabu, 18 Agustus 2021 | 10:05 WIB
Jumat, 6 Agustus 2021 | 14:02 WIB
Jumat, 6 Agustus 2021 | 13:44 WIB
Selasa, 11 Mei 2021 | 15:29 WIB
Jumat, 30 April 2021 | 14:19 WIB
Jumat, 16 April 2021 | 23:13 WIB
Jumat, 16 April 2021 | 23:01 WIB