Adapun sejak batch I hingga ke-X, sertifikasi PR ini telah diikuti 559 praktisi humas dari BUMN, baik yang berpusat di Jakarta maupun kota-kota lainnya.
“Teman-teman humas BUMN yang telah mengikuti uji kompetensi, seperti dikonfirmasi Ibu Dian Sovana, saya yakin telah menerima manfaat dari mengikuti program ini,” imbuh Muslim.
Baca Juga: Forum Humas BUMN Berkolaborasi Dengan Forum Pemred, Kampanyekan Lawan Misinformasi dan Disinformasi
Muslim menegaskan, skema sertifikasi LSPPRI merupakan hasil dari riset yang dilakukan dengan mendalam. Skema ini relevan dengan dunia kerja terkini, dan akan selalu disesuaikan dengan kondisi kerja terbaru.
Harapan untuk memeroleh manfaat optimal dari sertifikasi yang diselenggarakan FH BUMN dengan LSPPRI ini diungkapkan pula salah seorang peserta Arif Gunawan Sulistiyono yang telah menjadi bagian humas BUMN selama hampir tiga tahun.
Mantan jurnalis selama 17 tahun yang kini menjabat sebagai GM of Corporate Communication PT Semen Indonesia (Persero) Tbk ini meyakini sertifikasi LSPPRI akan menjadi konfirmasi formal dan legal kapasitas praktisi humas BUMN.
“Selain itu, saya juga berharap akan mendapat experience baru karena ketika kita menjalani sertifikasi, mengingat ada beberapa tahapan, standar, dan parameter yang harus dipenuhi. Saya perlu melihat, bilamana yang saya jalankan sudah sesuai dengan praktik-praktik kehumasan yang profesional,” tutup Arief.***
Artikel Terkait
Perayaan Kelulusan yang Istimewa di Keraton Ratu Boko Bersama The Lilliput World
Edukasi Seru BULOG, Anak SD Menyusuri Jejak Beras dari Ladang ke Meja Makan
Wujud Komitmen KAI Hadirkan Transportasi Aman dan Nyaman Bagi Semua Kalangan
Presiden Prabowo Resmikan Bali International Hospital, Pertamina Bangun Fasilitas Kesehatan Bertaraf Global
Presiden Prabowo Resmikan KEK Sanur, Perkuat Posisi Indonesia dalam Pariwisata Kesehatan Kelas Dunia
Zona 13 Meriahkan Environmental Fest 2025 di Palu sebagai Wujud Komitmen Keberlanjutan