Hati-hati Tertipu, Ini Ciri-ciri Lowongan Kerja yang Ternyata Penipuan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 17 Juli 2023 | 20:00 WIB
Ilustrasi. Mencari lowongan pekerjaan. (Ron Lach/Pexels)
Ilustrasi. Mencari lowongan pekerjaan. (Ron Lach/Pexels)

Kabar BUMN - Meskipun sudah banyak diinformasikan, kenyataannya masih banyak terjadi penipuan yang menyasar para pencari kerja, terutama fresh graduate. Penipuannya tentu saja berupa lowongan atau tawaran pekerjaan.

Tidak pernah sama, lowongan ini disampaikan dengan cara dan bentuk yang berbeda-beda. Kebanyakan melalui pesan berantai via WA Group, iklan di media sosial yang seakan-akan datang dari website perusahaan sungguhan, dan masih banyak lagi.

Walaupun Anda sangat menginginkan pekerjaan atau posisi baru, selalu pasang radar kewaspadaan. Ini beberapa ciri lowongan kerja yang tidak lebih dari penipuan.

Baca Juga: Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Pun Akan Mudah Memeroleh Pekerjaan, Mau Tahu Caranya?

1. Persyaratan terlalu mudah
Waspada dengan syarat lowongan yang sangat mudah. Misalnya tidak ada batasan umur, tingkat pendidikan mulai dari SMA/SMK sederajat.

Kadang karena mudahnya pelamar diminta datang langsung dan wawancara. Lalu, sering terjadi ketika datang, Anda dijebak dan dipaksa untuk membayar sejumlah uang dengan ancaman.

Bila Anda penasaran dan ingin mencoba datang langsung ke tempat tersebut, jangan sendirian. Ajak teman atau beri tahu orang lain kalau Anda datang ke tempat itu.

Baca Juga: Entry Level Job, Cocok untuk Fresh Graduate dan Orang Tanpa Pengalaman Kerja

Sebelum masuk perhatikan gedung kantornya. Jika mencurigakan, dalam arti tidak seperti gedung perkantoran, langsung saja balik badan dan pulang.

2. Desain lamaran tidak rapi
Saat ini banyak sekali tawaran pekerjaan di media sosial, seperti Twitter, Facebook dan Instagram.

Perhatikan dengan baik desain dan tata bahasa yang dibuat. Perusahaan abal-abal membuat desain dengan ala kadarnya, terkesan tidak rapi.

Baca Juga: Fresh Graduate? Simak! Tips Sukses Kerja di Lingkungan BUMN

Tata bahasanya pun menggunakan bahasa Indonesia yang tidak baku atau menggunakan bahasa Inggris dengan ejaan yang salah.

Cek pula website, alamat, nomor telepon atau WA yang ada. Coba hubungi untuk mengecek kebenarannya.

3. Perusahaan sering membuat lamaran pekerjaan
Perlu juga diperhatikan durasi sebuah perusahaan mencari karyawannya. Bila terlalu lama atau kerap berulang dengan posisi yang sama perlu dicuriga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: glints.com, jobstreet.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini