Kabar BUMN - Wisata ke Jepang, tujuan utama turis, baik dari Indonesia dan dunia, tentu saja Tokyo, Kyoto, dan Osaka.
Tidak heran jika biaya penginapan dan makanan di ketiga kota ini tinggi, terutama di Tokyo.
Sebenarnya masih banyak daerah atau prefektur di Jepang yang tidak semahal Tokyo dan Osaka.
Prefektur ini sepi dari turis, vibe tradisional Jepangnya pun masih terasa kental.
Baca Juga: Jalur Mudah dan View Juara, Buffalo Hill Garut Layak Masuk Bucket List
Prefektur Mie
Prefektur ini paling sedikit dikunjungi turis asing, sekitar 0,8% saja.
Lokasinya di sebelah timur Semenanjung Kii, Prefektur Mie mudah dijangkau dari Osaka, Kyoto, dan Nagoya.
Di prefektur ini ada kuil Shinto terkenal, yaitu Kuil Ise Jingu, tempat untuk menghormati Dewa Amaterasu Omikami.
Kuil ini ramai dikunjungi warga Jepang setiap tahun baru.
Baca Juga: Kuliner Khas Wakatobi, Didominasi Ikan dan Umbi-umbian Lokal
Prefektur Mie posisinya menghadap langsung ke Samudra Pasific sehingga kaya boga bahari.
Terutama oyster dan produksi mutiara.
Prefektur ini juga populer dengan keberadaan para penyelam perempuan yang dinamakan Ama.
Mereka menyelam dengan cara tradisional hingga kedalaman 20 meter untuk mengambil kerang.
Artikel Terkait
4 Makanan Pedas di Jepang, Rasa Pedasnya Unik, Berbeda dengan Rasa Pedas pada Umumnya
Cara Memilih Penginapan yang Murah dan Nyaman Saat Liburan di Jepang
Buah dan Sayur Unggulan yang Unik dari Jepang, Munculnya Banyak di Musim Semi
4 Stasiun Kereta Tertua di Jepang, Masih Mempertahankan Bangunan Aslinya
Menakutkan Tapi Justru Membuat Penasaran, Ini Tempat Paling Angker di Jepang yang Banyak Dikunjungi Turis