Kabar BUMN - Perayaan Iduladha identik dengan beragam hidangan berbahan dasar daging kurban yang menggugah selera.
Mulai dari sate, gulai, tongseng hingga rendang menjadi menu favorit yang sulit dilewatkan.
Namun, konsumsi daging secara berlebihan tanpa diimbangi asupan serat dan cairan yang cukup dapat memicu gangguan pencernaan, salah satunya sembelit atau susah buang air besar.
Kondisi ini cukup sering dialami masyarakat setelah momen Hari Raya Kurban.
Sembelit terjadi ketika pergerakan usus melambat sehingga tinja menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan.
Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Dieng Culture Festival 2026 Kembali Digelar, Ada Ruwatan Anak Gimbal hingga Jazz Atas Awan
1. Kurangi Porsi Daging dan Perbanyak Serat
Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi sembelit akibat terlalu banyak mengonsumsi daging adalah dengan menyeimbangkan pola makan.
Daging mengandung protein tinggi, tetapi hampir tidak memiliki serat yang dibutuhkan tubuh untuk memperlancar sistem pencernaan.
Karena itu, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi sayuran hijau, buah-buahan, serta makanan tinggi serat seperti pepaya, pisang, apel, brokoli, bayam, dan kacang-kacangan.
Serat membantu melunakkan tinja dan mempercepat proses pembuangan di usus.
Baca Juga: Kawasan di Osaka yang Masih Sepi dari Turis, Mungkin Berpapasan dengan Warga Lokal
2. Jangan Lupa Minum Air Putih yang Cukup
Kurangnya asupan cairan dapat memperparah sembelit.
Saat tubuh kekurangan air, usus akan menyerap lebih banyak cairan dari sisa makanan sehingga tinja menjadi lebih keras.
Artikel Terkait
Baru Tiba di Jogja? Ini 5 Tempat Wisata Dekat Stasiun Tugu yang Praktis Dijelajahi
Daerah di Jepang yang Paling Jarang Dikunjungi Turis, Biaya Hidupnya Juga Lebih Murah
7 Gunung Tertinggi di Pulau Jawa yang Cocok Masuk Daftar Pendakianmu
Dieng Culture Festival 2026 Kembali Digelar, Ada Ruwatan Anak Gimbal hingga Jazz Atas Awan
Kawasan di Osaka yang Masih Sepi dari Turis, Mungkin Berpapasan dengan Warga Lokal