Puas-puaskan Hasrat Menyaksikan Matahari Terbenam di Larantuka, Kota Pelabuhan di Timur Pulau Flores

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 1 April 2024 | 18:30 WIB
Pantai Oa di Wulanggitang, Flores Timur. Jaraknya sekitar 50 kilometer dari Larantuka. (florestimurkab.go.id)
Pantai Oa di Wulanggitang, Flores Timur. Jaraknya sekitar 50 kilometer dari Larantuka. (florestimurkab.go.id)

Kabar BUMN - Selain Labuan Bajo, di provinsi Nusa Tenggara Timur, orang juga bisa traveling ke Larantuka.

Larantuka berada di Flores Timur di kaki Gunung Mandiri dan juga pesisir pantai ujung timur Flores.

Banyak tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi selama berada di Larantuka.

Baca Juga: Meskipun Mahal, Sekali Seumur Hidup Anda Perlu ke Indonesia Timur, Ini Alasannya

1. Pantai Oa
Pantai Oa terletak di Wulanggitang, Flores Timur. Jaraknya sekitar 50 kilometer dari Larantuka.

Pantai ini mulai dikenal publik sejak tahun 2016 setelah banyak diposting anak muda setempat di media sosial.

Setelah viral tempat ini banyak didatangi dan salah satu pantai yang sering dikunjungi turis.

Biaya masuk Pantai Oa gratis, hanya perlu membayar parkir motor Rp5.000 dan mobil Rp10.000.

Baca Juga: 4 Pulau di Indonesia Timur yang Wajib Dikunjungi

2. Pelabuhan Larantuka
Pelabuhan Larantuka merupakan pelabuhan yang paling ramai di NTT.

Tempat ini jadi lokasi penyeberangan ke tiga pulau, yaitu Lembata, Adonara dan Solor.

Di sekitar pelabuhan pelancong bisa melihat matahari yang di balik gugusan pulau di seberang lautan.

Baca Juga: Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Perjalanan ke Surga Dunia di Indonesia Timur

3. Pulau Adonara
Pulau ini bagian dari kepulauan Flores. Jaraknya sekitar 15 menit dari Larantuka dengan kapal boat.

Di Pulau Adonara bisa bermain di pantai pasir mera Mekko, pantai wato tena, dan pantai kewakat.

Di sini juga ada penghasil tenunan NTT. Turis bisa membeli langsung dari penduduk setempat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini