Kabar BUMN - Museum Pusaka Karo di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, adalah destinasi ideal untuk kamu yang ingin menghabiskan waktu berkualitas sambil belajar budaya bersama keluarga.
Berdiri sejak 2013, museum ini menyimpan beragam koleksi bersejarah dari kehidupan masyarakat Karo.
Selain rekreasi, tempat ini menawarkan wawasan baru yang kaya akan nilai budaya dan tradisi yang memukau.
Baca Juga: Menikmati Keindahan Alam di Wisata Sontoh Laut Surabaya: Liburan Hemat dengan Suasana Asri
Sejarah dan Pendirian Museum Pusaka Karo
Museum ini didirikan sebagai hasil prakarsa Leonardus Joosten Edigius, seorang misionaris asal Belanda yang dikenal di masyarakat sebagai Pastor Leo Joosten Ginting.
Resmi dibuka pada Februari 2013, Museum Pusaka Karo berada di bawah pengelolaan Yayasan Pusaka Karo di Kota Berastagi, Kabupaten Karo.
Baca Juga: Lowongan Magang BUMN, Dicari Fungsional Produksi untuk PT Pupuk Indonesia
Melalui museum ini, berbagai cerita tentang kehidupan dan budaya Suku Karo dapat diabadikan dan dinikmati oleh generasi sekarang dan mendatang.
Ragam Koleksi yang Memikat
Museum ini memamerkan koleksi benda-benda etnografika yang diperoleh dari masyarakat Karo dan wilayah sekitarnya, baik berupa hibah maupun titipan.
Baca Juga: Ide Liburan Akhir Pekan: Sensasi Seru Arung Jeram di Pujon Rafting Malang!
Salah satu daya tarik utama adalah koleksi peralatan tradisional, seperti alat pertanian, alat berburu, dan peralatan pertukangan, yang menggambarkan kehidupan masyarakat Karo di masa lalu.
Selain itu, ada koleksi perhiasan antik yang dibuat dari emas, perak, dan tembaga, yang mencerminkan kekayaan seni dan budaya Karo.
Artikel Terkait
Intip Jadwal Pergelaran Wayang Orang di Museum Sonobudoyo Bulan Oktober 2024, Tiket VIP Mulai dari Rp50 Ribu
Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta: Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk
Jadwal Pentas Wayang Topeng Panji di Museum Sonobudoyo Jogja November 2024
HTM Rp5 Ribu! Ini Daftar Film di Bioskop Museum Sonobudoyo Jogja November 2024
Museum Kayu Wanagama, Destinasi Wisata Edukasi di Tengah Hutan Gunungkidul