Kabar BUMN - Menjelajahi alam saja tak cukup jika kamu juga bisa merasakan hangatnya interaksi masyarakat desa.
Itulah pengalaman yang akan kamu dapatkan di Desa Wisata Pentingsari.
Terletak tak jauh dari Gunung Merapi, desa ini bukan hanya indah secara alamiah, tapi juga berhasil menjadi contoh pariwisata berbasis komunitas yang sukses.
Baca Juga: Libur Panjang Waisak, PTP Nonpetikemas Pastikan Layanan Terminal Tanjung Priok Tetap Aman dan Lancar
Pariwisata Edukatif dan Berkelanjutan
Salah satu kekuatan utama Pentingsari terletak pada bagaimana masyarakatnya merancang dan mengelola paket-paket wisata.
Pengunjung bisa ikut dalam berbagai kegiatan edukatif seperti belajar membuat kerajinan tradisional hingga mengenal lebih dalam budaya lokal.
Semua aktivitas ini dirancang untuk mendekatkan wisatawan pada kehidupan masyarakat sehari-hari, sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya.
Penghargaan Tingkat ASEAN
Prestasi Desa Pentingsari tak hanya diakui di dalam negeri, tapi juga di kancah regional.
Dalam ajang ASEAN Tourism Award 2023–2025, desa ini diganjar penghargaan dalam kategori Community Based Tourism.
Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi warga dan semangat gotong royong mampu membawa desa kecil ini meraih pengakuan bergengsi.
Pelestarian Seni Tradisional dan Lingkungan
Baca Juga: Tips Bersosialisasi dan Berkenalan dengan Warga Lokal Saat Berlibur ke Luar Negeri
Upaya pelestarian budaya di desa ini juga sangat kuat.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Wisata ke Borobudur dari Semarang Kini Lebih Praktis Naik DAMRI, Rute Baru Tersedia Mulai 10 Mei 2025
Rayakan Long Weekend Waisak dengan Jelajah Wisata Magelang, Ini 5 Destinasi yang Wajib Dikunjungi
Wisata ke Bodh Gaya, India, Tempat Sang Buddha Mencapai Pencerahan Setelah Pengembaraan Panjang
Kereta Panoramic KAI Catat Lonjakan Penumpang, Hadirkan Pengalaman Wisata Imersif di Atas Rel
Taman Kupu-kupu Cihanjuang, Bandung, Anak dan Orang Tua Bisa Belajar di Tempat Wisata yang Sejuk Ini