Kabar BUMN - Selain koper, semakin banyak orang menggunakan ransel saat traveling, terutama pelancong backpacker.
Ransel sangat sesuai dengan gaya backpacker yang praktis dan sering berpindah tempat dalam waktu singkat.
Hanya saja karena ransel digunakan dengan cara dipanggul, sehingga perlu memerhatikan kualitas talinya.
Selain itu ada beberapa unsur lain yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: Jelajah Kota Tua Jeonju, Sepotong Gambar Korea Selatan di Masa Lalu
1. Kapasitas ransel
Untuk kapasitas, ransel punya ukuran kecil 30-50 liter, biasanya untuk perjalanan singkat 1-2 hari.
Lalu ukuran sedang 50-80 liter yang bisa untuk perjalanan kurang dari seminggu.
Ukuran besar 70 liter atau lebih untuk perjalanan lebih dari satu minggu.
Untuk traveling, sebaiknya punya dua ransel. Ukuran sedang dan besar, tetapi utamakan yang sedang.
2. Banyak kantong
Guna mempermudah memasukkan dan mengambil barang, pilih ransel yang banyak kantong atau kompartemen.
Barang mudah dipilah sesuai fungsi dan kebutuhan.
Ada bagian untuk baju, toiletris, makanan, gawai, sepatu, dan lain-lain.
Kemas barang dengan packing cube sehingga pengaturan barang bisa lebih efisien dan tidak memakan tempat.
Artikel Terkait
Ransel atau Koper, Mana yang Lebih Cocok untuk Pelancong Solo?
Lebih Hemat! Cara Membersihkan Ransel Setelah Liburan Tanpa Perlu Dibawa ke Laundry
4 Tipe Ransel, Traveler Bergaya Backpacker Paling Tidak Wajib Punya Satu