Kabar BUMN - Hutan Mangrove Pancer Cengkrong di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, kerap disebut sebagai “Amazonnya Indonesia”.
Kawasan hijau ini menawarkan suasana alami yang sejuk, cocok untuk melepas penat sekaligus mengenal lebih dekat ekosistem bakau di pesisir selatan Jawa.
Salah satu daya tarik utama Pancer Cengkrong adalah jembatan kayu panjang yang membelah hutan bakau.
Jalur ini memudahkan pengunjung berjalan santai menyusuri hutan sembari menikmati rindangnya pepohonan.
Dilansir KabarBUMN.com dari sidita.disbudpar.jatimprov.go.id, menariknya, jembatan ini diberi nama unik, Jembatan Galau.
Meski namanya terkesan nyentrik, jembatan tersebut dibangun kokoh dengan material kayu tahan air sehingga aman untuk dilalui.
Baca Juga: Rekomendasi Oleh-oleh yang Wajib Dibawa Pulang Usai Liburan di Korea Selatan
Di sepanjang jalur juga tersedia gazebo sederhana sebagai tempat beristirahat atau bersantai sambil menikmati suasana hutan.
Selain panorama hutan bakau, Pancer Cengkrong juga dilewati aliran Sungai Kalisongo yang bermuara ke Pantai Cengkrong.
Dari salah satu sisi jembatan, terdapat dermaga kecil yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk berkeliling menggunakan sampan atau perahu.
Baca Juga: Nikmati Beragam Promo Spesial HUT ke-80 KAI, Ada Flash Sale Tiket Rp80 Ribu dan Diskon hingga 30%
Artikel Terkait
Mangrove House, Cafe Hidden Gem di Tengah Hutan PIK, Viewnya Langsung ke Muara Sungai Cocok untuk Santai Sore
Surga Tersembunyi di Jakarta, Hutan Mangrove atau Taman Wisata Alam Angke Kapuk yang Wajib Dikunjungi
Rekomendasi Wisata Hutan Mangrove di Indonesia, Temukan Suasana yang Berbeda di Kedalaman Hutan
Liburan Panjang di Karimunjawa, Jelajah Pulau-pulau Masih Sepi dan Hutan Mangrove yang Masih Asli
Menelusuri Pantai Eksotis Sumba, Rumah bagi Mangrove Kerdil yang Menari di Cahaya Senja