Kabar BUMN - Tak jauh dari Pelabuhan Mamuju, ada sebuah pulau kecil yang selalu ramai dibicarakan wisatawan.
Namanya Pulau Karampuang.
Dalam bahasa Indonesia, “karampuang” berarti rembulan, namun masyarakat lebih sering menyebutnya Pulau Buaya karena bentuknya menyerupai reptil besar jika dilihat dari atas.
Baca Juga: BULOG Perkuat Komitmen Ketahanan Pangan, Serap Jagung Hasil Tanam POLRI
Dilansir KabarBUMN.com dari Indonesiakaya.com, untuk mencapai pulau ini, pengunjung hanya perlu menyeberang sekitar 20 menit dengan kapal.
Setibanya di dermaga kayu Ujung Bulo yang menjorok hingga 500 meter ke laut, panorama laut biru jernih langsung menyambut.
Dari sini saja, terumbu karang warna-warni sudah terlihat jelas di bawah permukaan air.
Baca Juga: Dekat dari Sirkuit Mandalika, Bukit Merese Tawarkan Panorama Alam Lombok yang Memukau
Karampuang memang dikenal sebagai spot favorit untuk snorkeling dan diving.
Airnya tenang, biota lautnya berlimpah.
Ikan badut, ikan kakak tua berdahi bulat, hingga sekumpulan karang keras dan lembut menjadi suguhan utama.
Baca Juga: Kuatnya Nilai Sejarah, Kepercayaan, dan Tradisi di Goa Selarong, Bantul
Ada pula wall site, dinding karang alami yang jadi magnet bagi penyelam untuk menjelajah lebih dalam.
Artikel Terkait
Rekomendasi Tempat Wisata di Pulau Samosir, Pulau Kecil yang Kaya Pemandangan Alam
Liburan ke Pulau Weh Jadi Makin Berkesan dengan Beragam Aktivitas Seru Ini, Sudah Pernah Coba?
Minuman Herbal Tradisional dari Luar Pulau Jawa, Menghangatkan dan Menyehatkan
Kuliner Khas Pulau Samosir, Andalkan Rempah, Terutama Andaliman Juga
Desa Wisata Tomok, Tempat Wisata Budaya dan Sejarah di Pulau Samosir