Kabar BUMN - Embung Cangkring di Kebumen dulunya hanyalah tampungan air untuk mengairi sawah warga sekitar.
Kini, waduk kecil ini menjelma menjadi tempat rekreasi yang menyenangkan, tempat warga mencari ketenangan di tengah suasana pedesaan yang asri.
Airnya berkilau tenang, dikelilingi pepohonan hijau yang meneduhkan.
Baca Juga: PNM Dorong Pengusaha Ultra Mikro Melek Digital Lewat Program DIVA: Digital, Inovatif & Adaptif
Suara angin yang berhembus lembut berpadu dengan kicauan burung, menciptakan suasana yang menenangkan.
Banyak warga datang ke sini untuk sekadar bersantai, berjalan santai di tepian, atau memancing sambil menikmati udara segar.
Di pagi hari, pemandangan embung begitu menawan dengan pantulan cahaya matahari di permukaan air.
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Dalam Negeri Paling Seru untuk Libur Nataru 2025/2026
Sementara sore hari menjadi waktu favorit pengunjung untuk menikmati langit senja yang memantul di perairan tenang, menciptakan momen yang cocok untuk diabadikan.
Meski tidak besar dan bukan merupakan tempat wisata baru, Embung Cangkring menawarkan pengalaman wisata yang hangat dan apa adanya.
Pengunjung dapat menemukan gazebo untuk beristirahat, area parkir, serta warung kecil yang menjajakan makanan ringan khas desa.
Semua terasa sederhana, tapi justru itulah yang membuatnya istimewa.
Selain menjadi tempat rekreasi, embung ini juga berperan penting sebagai sarana edukasi lingkungan.
Artikel Terkait
Bak di Jepang, Embung Kledung di Temanggung Sajikan Keindahan Danau Buatan Berlatar Pegunungan Eksotis
Wisata ke Embung Bansari, Bisa Healing Nikmati View 7 Gunung dan Camping Sambil Berburu Sunrise dan Lautan Awan
Embung Langensari, Penampung Air Hujan yang Juga Menjadi Oase Jiwa di Tengah Kota Yogyakarta
Embung Imogiri, Bendungan Unik Berbentuk Gunungan Wayang yang Jadi Destinasi Wisata Andalan di Bantul
Magelang Punya Embung Sekembang, Tempat Main dengan Bonus Gunung-Gunung Gagah