Panduan Memilih Jaket Musim Dingin, Penting untuk Wisata ke Negara Dingin Jelang Akhir Tahun

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 2 November 2025 | 21:00 WIB
Ilustrasi. Jaket musim dingin lebih tebal dari jaket biasa untuk memberikan kehangatan luar biasa. (Victor Duarte/Pexels)
Ilustrasi. Jaket musim dingin lebih tebal dari jaket biasa untuk memberikan kehangatan luar biasa. (Victor Duarte/Pexels)

Kabar BUMN - Di sejumlah negara empat musim, sejak Oktober sudah memasuki musim gugur dan musim dingin.

Suhu rata-rata antara 10 derajat celcius, di bulan November kadang bisa mencapai nol derajat celcius.

Bagi yang ingin traveling ke negara empat musim, wajib membawa jaket musim dingin.

Ini beberapa poin yang harus dipunya jaket musim dingin berkualitas.

Baca Juga: Tempat Favorit Menyambut Senja, Inilah Pesona Pantai Marina di Kota Semarang

1. Punya insulasi
Pembeda antara jaket biasa dengan jaket musim dingin adalah insulation atau insulasinya.

Ini merupakan lapisan bahan di sebelah dalam jaket yang berfungsi untuk menjaga panas tubuh penggunanya.

Biasasnya insulasi ini terbuat dari lapisan tambahan dari bahan yang lebih tebal atau dari bulu sintetis.

Insulasi ini juga mampu menahan angin yang masuk dan menahan basah dari luar.

Baca Juga: 4 Kota di Atas Air di Eropa, Selain Venesia, Italia

2. Bahan waterproof
Unsur lain yang harus diperhatikan, jaket musim dingin harus waterproof atau tahan air.

Selain menghalau tetesan hujan, juga harus mampu menahan salju yang menempel.

Bahan waterproof terbaik nylon atau polyester. Dua jenis bahan ini terbilang tahan banting.

Bila tidak bersalju tapi udaranya dingin, bisa pilih bahan wool. Meskipun waterproof-nya tidak sebaik nylon atau polyester.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: miamelon.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini