Kabar BUMN - Di sejumlah negara empat musim, sejak Oktober sudah memasuki musim gugur dan musim dingin.
Suhu rata-rata antara 10 derajat celcius, di bulan November kadang bisa mencapai nol derajat celcius.
Bagi yang ingin traveling ke negara empat musim, wajib membawa jaket musim dingin.
Ini beberapa poin yang harus dipunya jaket musim dingin berkualitas.
Baca Juga: Tempat Favorit Menyambut Senja, Inilah Pesona Pantai Marina di Kota Semarang
1. Punya insulasi
Pembeda antara jaket biasa dengan jaket musim dingin adalah insulation atau insulasinya.
Ini merupakan lapisan bahan di sebelah dalam jaket yang berfungsi untuk menjaga panas tubuh penggunanya.
Biasasnya insulasi ini terbuat dari lapisan tambahan dari bahan yang lebih tebal atau dari bulu sintetis.
Insulasi ini juga mampu menahan angin yang masuk dan menahan basah dari luar.
Baca Juga: 4 Kota di Atas Air di Eropa, Selain Venesia, Italia
2. Bahan waterproof
Unsur lain yang harus diperhatikan, jaket musim dingin harus waterproof atau tahan air.
Selain menghalau tetesan hujan, juga harus mampu menahan salju yang menempel.
Bahan waterproof terbaik nylon atau polyester. Dua jenis bahan ini terbilang tahan banting.
Bila tidak bersalju tapi udaranya dingin, bisa pilih bahan wool. Meskipun waterproof-nya tidak sebaik nylon atau polyester.
Artikel Terkait
Hal-hal yang Wajib Disiapkan Sebelum Liburan Musim Dingin ke Negara Bersalju
Festival Musim Dingin Terpopuler di Eropa, Hari Penuh Salju Tampak Lebih Berwarna dan Menarik
4 Festival Musim Dingin Terbaik di Asia, Selalu Ramai Turis Terutama di Masa Liburan Akhir Tahun
5 Tempat Wisata Hokkaido, Prefekture yang Tampak Paling Indah, Unik, dan Menakjubkan Kala Musim Dingin di Jepang
5 Wisata Musim Dingin di Harbin, Tiongkok, Salah Satu Tempat di Asia yang Bersalju Paling Tebal
Samarkand Bersalju hingga Tashkent yang Megah, Temukan Keajaiban Uzbekistan saat Musim Dingin Bersama KAI Wisata